Implementasi Perda
Sebagai bagian dari implementasi Perda, terdapat program Perempuan di Keluarga (Peka) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui pelatihan dan dukungan ekonomi.
Program ini diharapkan mampu membantu perempuan menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.
Tuti menilai keberadaan Perda ini sudah cukup baik, tetapi efektivitasnya bergantung pada implementasi nyata di lapangan.
Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk menjalankan aturan yang ada agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Perlindungan perempuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Dengan adanya kepedulian bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi perempuan,” ujar Tuti.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan angka kekerasan terhadap perempuan di Jawa Barat dapat berkurang. Pemerintah pun harus terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan, baik dalam aspek perlindungan hukum maupun pemberdayaan ekonomi.
“Perda ini harus menjadi pegangan bagi kita semua untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi perempuan di Jawa Barat,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
DPR RI Tekankan Pentingnya Kajian Mendalam, Desak Kemkomdigi Pertimbangkan Pembatasan Media Sosial untuk Anak
Ngaku Sultan, Malah Auto Nganggur! Dwi Citra Weni Dipecat Gegara Ejek Honorer yang Pakai BPJS, Begini Nasibnya Sekarang
Lebaran 2025 Makin Asyik! Berikut 8 Ruas Jalan Tol yang Akan Digratiskan Selama Periode Mudik, Cek Daftarnya di Sini
Raffi Ahmad Tajir Melintir, Tapi Kok Pakai Gas Elpiji 3 Kg? Nagita Slavina Langsung Beri Klarifikasi, Begini Katanya!
Rayakan Hari Pers Nasional 2025, CEO Promedia Agus Sulistriyono Ajak Jurnalis dan Media Bersatu Hadapi Tantangan Industri Digital!
MUI Tegas! Orang Kaya Pakai Gas Elpiji 3 Kg Dinyatakan Haram, Sebut Dalil hingga Sanksi, Pemerintah Bakal Tindak Lanjut?