Kapolda Lampung Siap Diperiksa Jika Anak Buahnya yang Tewas Terbukti Terima Setoran Hasil Judi Sabung Ayam

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 23 Maret 2025 | 20:15 WIB
Potret Anggota Polda Lampung Takziah ke Almarhum 2 Anggota Polri yang Tewas Terkait Kasus Sabung Ayam.  (Instagram.com/humas_poldalampung)
Potret Anggota Polda Lampung Takziah ke Almarhum 2 Anggota Polri yang Tewas Terkait Kasus Sabung Ayam. (Instagram.com/humas_poldalampung)

"Walaupun ada setoran, tidak menghilangkan fakta bahwa terjadi penembakan yang menyebabkan tiga orang meninggal. Ini adalah persoalan kemanusiaan yang harus diungkap," tambahnya.

Pernyataan Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar menguatkan dugaan bahwa ada aliran dana setoran dari praktik sabung ayam yang diterima oleh anggota kepolisian dan TNI.

Baca Juga: Update Skandal Korupsi Iklan bank bjb, KPK Sebut Anggaran Rp406 Miliar, Tapi Hanya Rp100 M yang Direalisasikan!

Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan terhadap dua anggota TNI yang berada di lokasi kejadian saat insiden penembakan terjadi.

Dari keterangan yang diberikan saksi, disebutkan bahwa pelaku perjudian rutin memberikan uang "keamanan" kepada sejumlah oknum di kepolisian dan TNI.

Namun, perbedaan pendapat mengenai jumlah uang setoran disebut sebagai pemicu konflik yang berujung pada tragedi tersebut.

Baca Juga: Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK, Begini Kronologi dan Alasannya Terseret dalam Dugaan Korupsi bank bjb

Menurut Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Yogi Muhamanto, miskomunikasi di antara anggota kepolisian dan TNI menjadi faktor utama yang memperburuk situasi hingga terjadi penembakan.

"Komunikasi yang tidak baik itu yang akhirnya memicu insiden yang tidak diinginkan tersebut," kata Yogi, Kamis 20 Maret 2025.

Selain itu, Yogi juga mengungkap bahwa salah satu korban penembakan, yakni Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, diduga merupakan salah satu pihak yang menerima setoran uang dari praktik judi sabung ayam tersebut.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil, Ada Apa? Ini Alasan Resminya Terkait Kasus Korupsi Bank BJB!

"Setiap meminta izin, Lusiyanto menjawab silakan, yang penting harus aman. Kata 'aman' itu maksudnya adalah setoran uang. Jadi, memang ada setoran uangnya dari pihak TNI kepada kepolisian," ungkapnya.

Baik Polri maupun TNI kini sedang bekerja sama dalam penyelidikan kasus ini.

Pihak berwenang menegaskan bahwa mereka akan menuntaskan kasus ini secara transparan agar kebenaran dapat terungkap dan keadilan dapat ditegakkan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X