Ramai Pengakuan Korban Dokter Kandungan Garut, Diiming-imingi USG 4D Gratis Lalu Diduga Dilecehkan Saat Periksa

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 15 April 2025 | 11:33 WIB
Oknum dokter kandungan di Garut diduga lakukan pelecehan seksual.     (Instagram/ppdsgramm)
Oknum dokter kandungan di Garut diduga lakukan pelecehan seksual. (Instagram/ppdsgramm)

Mediapriangan.com - Media sosial kembali dibuat gempar dengan oknum dokter yang diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada pasiennya.

Seorang dokter kandungan di Garut, Jawa Barat tertangkap kamera CCTV yang menunjukkan dugaan pelecehan seksual saat melakukan pemeriksaan USG pada pasiennya.

Setelah kasus tersebut diunggah di akun influencer kesehatan sekaligus dokter, Mirza Mangku Anom, muncul pengakuan dari para korban.

Baca Juga: Viral Aksi Tak Senonoh Dokter Kandungan di Garut, Diduga Lakukan Pelecehan saat USG Pasien, Terekam CCTV!

Dari unggahan tangkapan layar pesan DM, dokter Mirza membagikan cerita netizen yang menjadi korban oknum dokter kandungan Garut tersebut.

Isi pesan tersebut menunjukkan bahwa ada iming-iming periksa dan USG 4D yang gratis dari dokter kepada korban.

“2023 kejadian saya waktu itu ke bidan, kebetulan ada dokter Spesialis Obgyn-nya dia,” tulis pesan dari netizen tersebut di Instagram Story pada Senin, 14 April 2025.

Baca Juga: Dokter PPDS RSHS Ternyata Sudah Cabuli 2 Pasien Lain yang Masih Dirawat di Rumah Sakit, Polisi Beberkan Fakta Tambahan

“Dari awal udah aneh, mungkin karena saya nggak di samping suami, dia minta WhatsApp ngajak jalan ini itu,” tambahnya.

“Dia iming-iming, ‘Udah, kamu cek ke klinik saya, nggak usah bayar,’ kliniknya deket alun-alun,” sambungnya.

Pada unggahan lainnya, dokter Mirza mengungkapkan tangkapan layar tentang dokter kandungan tersebut menjanjikan USG 4D gratis.

Baca Juga: Motif Mengejutkan Dokter Residen Bius dan Perkosa Anak Pasien RSHS Terungkap Polisi Sebut Ada Kelainan Seksual Serius

“Dia (oknum dokter kandungan Garut) selalu WhatsApp pasien-pasiennya, iming-iming USG 4D gratis tapi ngajak main dll,” tulis netizen tersebut.

Dalam pesan itu juga terungkap bahwa pasien harus datang sendiri saat melakukan pemeriksaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X