"Jangan rakus kalian, nanti diazab oleh Allah!" tegas seorang warga dengan nada penuh emosi.
Hingga kini, Warga Aceh Tamiang berharap ada penanganan serius dan transparan terkait pembersihan sisa banjir. Mereka meminta agar seluruh material, termasuk kayu bernomor, ditangani secara adil demi mempercepat pemulihan pascabanjir bandang.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kekecewaan Warga Aceh Tamiang yang merasa upaya pemulihan bencana ternodai oleh dugaan kepentingan segelintir oknum.***
Artikel Terkait
Kisah Pengungsi Bencana Banjir Bandang Aceh Tamiang, Seorang Ibu Mengaku Tak Butuh Uang Usai Kehilangan Rumah
Relawan Bantu Video Call Ibu di Aceh Tamiang dengan Anak di Yaman, Sinyal Masih Sulit Pascabanjir Aceh
Pengungsi Aceh Tamiang Rasakan Kebahagiaan Sederhana, Sebungkus Nasi Padang di Tengah Banjir Aceh Tamiang
Bikin Haru, Bocah Pengungsi Aceh Korban Banjir Minta Baju dengan Senyum dan Ucapan Syukur
Arie Untung Jadi Saksi Tak Terduga, Pasangan di Aceh Tamiang Gelar Pernikahan di Pengungsian Bencana
Influencer Vilmei Terisak Tinggalkan Lokasi Banjir Bandang Aceh Tamiang, Dikuatkan Warga, Jangan Menangis, Kami Bahagia
Pengungsi Aceh Semringah Terima Donasi Al-Quran, Video Viral Ungkap Kebutuhan Ibadah di Pengungsian
Desa Sekumur Aceh Tamiang Terisolasi Pascabanjir, Akses Putus dan Warga Masih Bertahan di Tenda Darurat