PALEMBANG, Mediapriangan.com - Video viral yang menyoroti dugaan pungli terhadap relawan Aceh di Terminal Karya Jaya Palembang terus menuai perhatian publik.
Rekaman tersebut memperlihatkan mobil bantuan kemanusiaan yang dihentikan petugas saat melintas di wilayah Kecamatan Kertapati, Palembang.
Menindaklanjuti viralnya dugaan pungli itu, pihak Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sumatera Selatan atau BPTD Sumsel mengungkap hasil klarifikasi internal.
Baca Juga: Anggaran PJU Kota Tasikmalaya Tembus Puluhan Miliar, DPRD Pertanyakan Transparansi dan Efisiensi
Tiga oknum petugas yang diduga terlibat disebut telah memberikan keterangan terkait peristiwa yang menyeret nama relawan Aceh tersebut.
Dalam video klarifikasi yang dibagikan ulang akun Instagram @undercover.id pada Sabtu, 10 Januari 2026, pihak BPTD Sumsel menyatakan petugas tidak menerima uang pungli sebesar Rp100 ribu sebagaimana ramai dibicarakan. Klarifikasi ini menjadi bagian awal penelusuran dugaan pungli yang kini bergulir.
Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau Penyeberangan, dan Pengawasan BPTD Sumsel, Milfer Jonely, menegaskan pihaknya membuka peluang langkah hukum terhadap sopir dan relawan Aceh yang memviralkan kejadian tersebut, apabila tudingan dugaan pungli tidak terbukti.
Baca Juga: Viral Dugaan Pungli Relawan Bencana Aceh di Terminal Karya Jaya, Dishub Palembang Klarifikasi Pelaku
"Petugas tadi menyampaikan bahwa mereka tidak menerima," terang Jonely.
"Kami akan melakukan langkah hukum terkait ini dan akan melakukan langkah-langkah selanjutnya untuk yang memviralkan dan sopir," tambahnya.
BPTD Sumsel Soroti Administrasi Kendaraan
Jonely menjelaskan, pemeriksaan terhadap mobil relawan Aceh dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran administrasi. Menurutnya, tindakan petugas bukan bagian dari dugaan pungli, melainkan penegakan aturan lalu lintas.
Artikel Terkait
Viral Gotong Royong Warga Aceh Bantu Mobil PLN Terobos Jalan Berlumpur Pascabencana
Pascabanjir Bandang Aceh Timur, Warga Terpaksa Sewa Beko Mahal untuk Bersihkan Lumpur di Rumah
Sempat Disebut Rp150 Juta, Sumur Bor di Aceh Timur Ternyata Dibuat Warga Hanya Rp15 Juta
Relawan Bidan Nyaris Terseret Arus Sungai Kala Ili Aceh Tengah Saat Akses Terputus Pascabanjir
Warga Kota Aceh Tamiang Keluhkan Krisis Air Minum Pascabanjir, Bantuan Disebut Mulai Berkurang
Tanpa Seragam Sekolah, Anak-Anak Aceh Tamiang Tetap Antusias Jalani Hari Pertama Sekolah Pascabanjir
Tali Sling Jadi Andalan Warga Kecamatan Ketol Aceh Tengah, Desa Masih Terisolir Lebih dari 40 Hari Pascabanjir
Kisah Warga Aceh Tamiang Mengalah dari Antrean Huntara Usai Banjir Sumatera, Pilih Dahulukan Penyintas Lebih Terisolir
Banjir Bandang Aceh Tengah Disorot Salim A Fillah, Curhat Kepala Desa Ungkap Perjuangan Warga Bertahan
Viral Dugaan Pungli Relawan Bencana Aceh di Terminal Karya Jaya, Dishub Palembang Klarifikasi Pelaku