Aktifkan Bandara Wiriadinata, Pemkot Tasikmalaya Perlu Subsidi Tiket Rp 200 Juta per Minggu

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Foto ilustrasi - Aktifkan Bandara Wiriadinata jadi fokus Pemerintah Kota Tasikmalaya. Skema subsidi tiket Rp 200 juta per minggu masih dikaji bersama pihak terkait. (Dok. Asep M.S)
Foto ilustrasi - Aktifkan Bandara Wiriadinata jadi fokus Pemerintah Kota Tasikmalaya. Skema subsidi tiket Rp 200 juta per minggu masih dikaji bersama pihak terkait. (Dok. Asep M.S)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Menindaklanjuti rencana pengaktifan kembali Bandara Wiriadinata Cibeureum Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus berupaya melakukan langkah strategis.

Salah satunya dengan terus melakukan lobi dengan mendatangi maskapai penerbangan Citilink dan konsultasi ke Dirjen Keuangan Kemendagri beberapa waktu lalu.

"Kita, telah berkunjung ke pihak maskapai penerbangan Citilink agar bisa membuka penerbangan ke Tasikmalaya. Alhamdulillah mereka, tidak masalah sepanjang pola apa yang akan dipakainya sesuai standar maskapai," ujar Kadis KUKM Perindag Kota Tasikmalaya, Sofian Mutaqien,
usai Musrenbang di PPIK, Rabu (4/03/2026).

Baca Juga: Pemerintah Kota Tasikmalaya Matangkan Aktivasi Bandara Wiriadinata Jadi Bandara Komersil

Hasil kunjungan tersebut kata Sofian, pihak Citilink memberikan dua opsi, apakah menggunakan pola carter seperti dulu yang dilakukan oleh Pj Walikota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, atau memakai pola lain seperti subsidi.

"Kalau, subsidi Pemkot Tasikmalaya harus ada deposit untuk operasional. Karena, dalam setiap operasional itu ada cost," ujarnya.

Apalagi kata Sofian, masyarakat menginginkan harga tiket yang lebih murah, sehingga jika ingin tiketnya murah harus ada subsidi dari Pemkot Tasikmalaya.

"Kalau, dalam satu minggu itu terbangnya dua kali, maka subsidi yang harus dikeluarkan Pemkot Taikmalaya sekitar Rp 200 juta per minggu," ungkapnya.

Baca Juga: Jejak 1934 di Tengah Kota Tasikmalaya, Kisah Masjid H. Bakri yang Bertahan di Balik Pertokoan

Setelah dari Citilink, kunjungan dilanjutkan ke Kantor Dirjen Keuangan Kemendagri guna konsultasi terkait kewenangan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya lakukan audiensi dengan manajemen Citilink di Tangerang untuk bahas peluang kerja sama dengan mengaktifkan Bandara Wiriadinata, pada Rabu, 25 Februari 2026.
Pemerintah Kota Tasikmalaya lakukan audiensi dengan manajemen Citilink di Tangerang untuk bahas peluang kerja sama dengan mengaktifkan Bandara Wiriadinata, pada Rabu, 25 Februari 2026. (Dok. Kominfo Kota Tasikmalaya)

"Kata dari Dirjen, jangan dulu bicara kewenangan, paling utama itu harus ada kajian penerbangan terlebih dahulu apakah berdampak kepada sektor ekonomi, wisata dan lainnya atau tidak," Katanya.

Menurut Sofian, Dirjen Keuangan Kemendagri juga menyarankan untuk melakukan kajian tidak hanya dalam lingkup Pemkot Tasikmalaya saja, melainkan kajian daerah lain yang berada di wilayah Priangan Timur, walaupun Bandara Wiriadinata itu berlokasi di Kota Tasikmalaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X