Aktifkan Bandara Wiriadinata, Pemkot Tasikmalaya Perlu Subsidi Tiket Rp 200 Juta per Minggu

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Foto ilustrasi - Aktifkan Bandara Wiriadinata jadi fokus Pemerintah Kota Tasikmalaya. Skema subsidi tiket Rp 200 juta per minggu masih dikaji bersama pihak terkait. (Dok. Asep M.S)
Foto ilustrasi - Aktifkan Bandara Wiriadinata jadi fokus Pemerintah Kota Tasikmalaya. Skema subsidi tiket Rp 200 juta per minggu masih dikaji bersama pihak terkait. (Dok. Asep M.S)

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Miliki Risiko Bencana Cukup Tinggi, BPBD Fokus Perkuat Mitigasi dalam RKPD 2027

"Sehingga Pak Wali Kota atau Pak Wakil Wali Kota Tasikmalaya harus berkomunikasi dengan sejumlah Kepala Daerah di Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar. Tujuannya minimal, subsidi ke pesawat nantinya dapat dilakukan secara rereongan biar ringan," sarannya.

Atas permintaan Dirjen tersebut, kata Sofian Pemerintah Kota Tasikmalaya belum bisa memberikan jawaban, pasalnya, kajiannya juga belum, termasuk anggaran pun belum ada.

"Namun, mudah-mudahan saja nanti bisa diperubahan. leading sektor kajian itu, berada di Bapelitbangda," Kata Sofian.

Baca Juga: Kemenhaj Kota Tasikmalaya Imbau Jamaah Umroh Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, menghidupkan kembali Bandara Wiriadinata sebagai bandara komersil sesuai visi Kota Tasikmalaya sebagai kota termaju di Priangan Timur.

Kata Wali Kota Viman, cakupan pembukaan bandara Wiriadinata ke depan tidak hanya untuk wilayah Kota Tasikmalaya saja, melainkan Priangan Timur.

"Sehingga kedepan saya akan konsolidasi dengan pimpinan daerah se Priangan Timur terkait pembukaan bandara tersebut," ujar Viman.

Baca Juga: Walau Penjualan Menurun, Pedagang Beduk Ramadan di Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan

Karena kata dia, guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Priangan Timur ini perlu akses yang mudah dan efisien.

"Namun demikian kita juga tidak akan terburu-buru dan akan melakukan kajian-kajian terkait kebutuhan mendatangkan maskapai ke Tasikmalaya. Sampai kita simpulkan bahwa hal itu telah sesuai kebutuhan masyarakat Kota Tasikmalaya dan Priangan Timur," jelasnya.

"Targetnya kita akan lihat momentum terbaiknya, kalau di lebaran tahun ini lewat, ya mungkin di Idul Adha atau tahun baru 2027," Kata Viman menambahkan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X