Jelang Lebaran Pesanan Keranjang Parsel Membludak, Pengrajin Bambu Tasikmalaya Malah Kesulitan Bahan Baku

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Rabu, 11 Maret 2026 | 20:54 WIB
Pengrajin keranjang parsel di Sentra Pengrajin Bambu Situ Beet, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, membuat keranjang parsel untuk memenuhi pesanan pasar menjelang Lebaran 1447 H. (Dok. Asep M.S)
Pengrajin keranjang parsel di Sentra Pengrajin Bambu Situ Beet, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, membuat keranjang parsel untuk memenuhi pesanan pasar menjelang Lebaran 1447 H. (Dok. Asep M.S)

 

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Jelang musim lebaran Ramadan 1447 H, merupakan waktu yang ditunggu-tunggu bagi sejumlah pengrajin anyaman bambu di Sentra Kerajinan Bambu (SKB) Kampung Situ Beet, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Pasalnya, setiap jelang Ramadan biasanya para pengrajin anyaman bambu kebanjiran order atau pesanan khususnya anyaman bambu berbentuk keranjang parsel.

Engkus (58) salah seorang pengrajin anyaman bambu Situ Beet membenarkan adanya peningkatan pesanan kerajinan anyaman bambu jelang Ramadan 1447 H. Namun demikian kata Enkus, untuk pesanan keranjang parsel jelang musim lebaran tahun ini sedikit mengalami penurunan.

Baca Juga: Operasi Ketupat Lodaya 2026 Siaga, 26.692 Personel Gabungan Amankan Arus Mudik Lebaran di Jawa Barat

Penurunan tersebut kata dia, dikarenakan penurunan ekonomi masyarakat yang saat ini terjadi.

"Biasanya saya saja kalau mau lebaran biasa memasok hampir 1.000 keranjang ke pasar sentra kerajinan di Rajapolah, kini paling hanya 300 keranjang saja yang di pesan," kata Engkus, Rabu (11/03/2026)

Lain dengan Engkus, pengrajin keranjang parsel lainnya Rina Mariana (30) mengalami nasib yang lebih mujur. Menurut Rina, walaupun permintaan di pasar lokal sedikit menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya, namun untuk  permintaan dari luar kota cukup tinggi.

Dikatakan Mariana, pada Ramadan tahun ini, produksi keranjang parsel meningkat hingga 80 persen dibanding hari biasanya.

Baca Juga: Jelang Lebaran 1447 H, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik, Cabai Merah Domba Tembus Rp90.000 per Kg

"Biasanya kalau diluar bulan puasa, kami sebulan paling membuat 500 keranjang. Tapi sekarang atau saat Ramadan, produksi bisa mencapai 1.500 keranjang untuk dikirim ke Yogyakarta, Cirebon, Bandung dan Bekasi," tuturnya.

Mariana mengaku, saking banyaknya permintaan, ia pun mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Sehingga kata dia, dirinyapun sempat meminta kiriman bahan baku dari Jepara.

"Untuk memenuhi pesanan, sampai-sampai saya pesen bambu dari Jepara karena untuk di Tasikmalaya bambu sudah sangat susah," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X