Asep menambahkan, setelah proses merger yang diperkirakan berlangsung pada awal 2027, pemerintah akan kembali membuka seleksi baru dengan mekanisme yang lebih ketat dan kompetitif.
“Ketika merger sudah terlaksana nanti, tentu akan ada seleksi kembali dengan tahapan yang lebih ketat karena struktur dan kebutuhan bank hasil konsolidasi juga lebih besar,” ujarnya.
Pemkab Tasikmalaya berharap proses seleksi ini mampu menghadirkan figur profesional dan berintegritas untuk memperkuat tata kelola BUMD sektor perbankan daerah.***
Artikel Terkait
15 Tahun, Bank Artha Galunggung Mampu Menjadi BUMD Penyumbang PAD Terbesar di Kabupaten Tasikmalaya
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Kabupaten Tasikmalaya Lepas Aset untuk Kejar Pemerataan Kesehatan
Isu Cashback Dibantah, Pinjaman Rp230 Miliar Difokuskan untuk Jalan Rusak di Kabupaten Tasikmalaya
Hardiknas 2026 di Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Dorong Generasi Desa Bangkit Lewat Program SADESSA
Perkuat Sektor Perbankan, Tiga Bank Milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Bakal Lakukan Merger
Bupati Cecep Nurul Yakin Lantik 36 PNS Kabupaten Tasikmalaya, Ini Pesan Penting Soal Kinerja bagi Abdi Masyarakat