BANDUNG, Mediapriangan.com - Fakta-fakta baru terus bermunculan dalam kasus YTR di Bandung yang belakangan menjadi perhatian publik. Di tengah pencarian terhadap terduga pelaku TH, keluarga korban mengungkap sejumlah peristiwa yang terjadi selama YTR menghilang dan sulit dihubungi.
Salah satu momen yang paling membekas bagi keluarga korban adalah ketika YTR tiba-tiba menghubungi kakaknya setelah informasi pencarian dirinya tersebar di media sosial. Saat itu, keluarga korban berharap komunikasi tersebut menjadi jalan untuk mengetahui kondisi korban aniaya di Bandung yang telah lama tidak memberi kabar.
Menurut keterangan Melanie, kakak ipar korban, unggahan pencarian YTR sempat disebarkan melalui akun media sosial dan juga dibagikan ke lingkungan organisasi masyarakat tempat terduga pelaku TH disebut bergabung.
Baca Juga: Kasus YTR di Bandung Makin Terkuak, Keluarga Ungkap Surat Resign Dikirim Terduga Pelaku TH
"(Tertulis) telah hilang adik kami bernama itu dibawa kabur oleh laki-laki ini fotonya dipampang," kata Melanie dalam siniar YouTube Denny Sumargo, pada Senin, 22 Juni 2026.
"Saya share di Instagram, Facebook, ramai karena si laki-laki itu anggota salah satu ormas. Kebetulan suami ada kenalan di ormas itu dishare di grup ormas itu," sambungnya.
Tak lama setelah unggahan tersebut beredar, YTR di Bandung mendadak menghubungi kakaknya. Namun, percakapan yang terjadi justru membuat keluarga korban terkejut karena korban meluapkan kemarahan dan meminta seluruh unggahan pencarian dirinya segera dihapus.
Melanie menduga informasi tersebut telah sampai kepada terduga pelaku TH sehingga memicu komunikasi dari korban.
Baca Juga: Wisata Kuliner Jakarta Makin Unik, Kopi Nako Daur Baur Hadirkan Nongkrong Asyik dengan View Danau
"Akhirnya nelpon setelah 1-2 bulan lost contact. Sepertinya sampai ke telinga pelaku (TH)," jelas Melanie.
"YTR nelpon marah-marah 'apa omongan kalian gini, saya sudah gede ya. saya nggak mau dicari. hapus postingannya' bilang ke suami saya gitu," sambungnya.
Meski mendapat respons seperti itu, keluarga korban tetap berusaha membujuk YTR agar kembali ke rumah. Kakak korban bahkan memberikan syarat bahwa unggahan pencarian akan dihapus jika YTR bersedia pulang.
Artikel Terkait
Operasi Jaran Lodaya 2026 Ungkap Curanmor di Tasikmalaya, Tiga Tersangka Diamankan Polisi
Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi, Deretan Kebijakan BGN yang Pernah Memicu Polemik Kembali Disorot
Nasib Dadan Hindayana Berubah dalam 72 Jam, Pulang Haji, Dicopot dari BGN, Lalu Jadi Tersangka Korupsi
Kasus Pertalite 25 Liter di Medan Jadi Sorotan, 2 Pemuda Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar
JPU Tolak Pledoi Nadiem Makarim di Kasus Chromebook, Soroti Dugaan Perintah dan Dampak ke Pendidikan
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Asusila di Karawang, Video Viral Picu Keresahan Warga
Kasus Korupsi BGN Makin Panas, Pengacara Sony Sonjaya Sebut Ada 26 Nama Terkait Izin SPPG
Mahfud MD Nilai Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Layak Dihukum Mati, Soroti Anggaran BGN yang Mengalir Besar
Oknum Polisi Polres Garut Diduga Gelapkan Uang Pajak, Korban Lapor Propam
Korban Apresiasi Respons Polres Garut, Kasus Dugaan Penggelapan Dana Pajak Berakhir Damai