Hujan Deras Guyur Pontianak di Tengah Karhutla Kalbar, Warga Bersyukur dan Berharap Asap Segera Hilang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 15 September 2026 | 22:07 WIB
Hujan deras mengguyur Pontianak saat karhutla Kalbar masih berlangsung. Warga bersyukur dan berharap kabut asap segera berkurang. (Threads/romero.ahd - rzkyyptri)
Hujan deras mengguyur Pontianak saat karhutla Kalbar masih berlangsung. Warga bersyukur dan berharap kabut asap segera berkurang. (Threads/romero.ahd - rzkyyptri)

“Alhamdulillah jam 17.40 WIB, Pontianak hujan besar. Semoga menghilangkan asap-asap untuk selamanya.”

Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Usai Tak Lagi Menkeu: Mau Mancing Sambil Melamun hingga Beri iPad untuk Suahasil Nazara

Air Hujan Disebut Berwarna Keruh

Selain merekam hujan, seorang warga melalui akun Threads @adi****i membagikan pengalaman setelah menampung air hujan yang turun langsung dari langit.

Air yang ditampung tersebut disebut terlihat berwarna kuning keruh. Kondisi itu kemudian dikaitkan pemilik unggahan dengan kualitas udara Pontianak yang sebelumnya terdampak kabut asap karhutla.

“Alhamdulillah sore ini kota Pontianak sudah hujan yang lumayan deras. Lalu saya iseng buat nampungin air hujan langsung dari langit pakai gelas ini yang saya dapatkan,” tulisnya.

“Ternyata sekotor ini udara Pontianak selama karhutla. Stay safe tetap pakai masker ya,” tambahnya.

Hujan Pontianak turun ketika persoalan karhutla di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian. Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat luas area terdampak kebakaran di provinsi tersebut telah mencapai lebih dari 48 ribu hektare hingga 14 September 2026.

Baca Juga: Viral Kisah Warga Cibubur CBD Bekasi Nyaris Dibawa Naik Mobil, Didatangi OTK Mengaku WNA Saat Jogging

Luas Karhutla Kalbar Capai 48 Ribu Hektare

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebut luas lahan terbakar di Kalimantan Barat berdasarkan data yang dihimpun telah mencapai 48.535,73 hektare.

“Kami sampaikan bahwa di Kalimantan Barat lahan terbakar sebesar 38.310 hektare lebih, sedangkan yang kami ukur berdasarkan realita di lapangan 10.224 hektare lebih, sehingga total terbakar sebesar 48.535,73 hektare,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 15 September 2026.

Sehari sebelumnya, Senin, 14 September 2026, BNPB mencatat 19 titik api dengan perkiraan luas area terbakar sekitar 261 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 180 hektare telah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan.

“Rinciannya, lebih dari 175 hektare dipadamkan oleh Satgas Darat dan oleh Water Bombing atau Satgas Udara adalah 5 hektare lebih. Sehingga ada sejumlah 80 hektare lebih yang belum dipadamkan hari ini, Selasa 15 September 2026,” lanjutnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X