Selanjutnya, Abdul Hadi mengatakan Jawa Barat belum bisa melakukan akselerasi, namun pihaknya akan mencoba mendalami cara yang dilakukan tersebut agar menjadi bahan untuk mensejahterakan guru melalui penerimaan PPPK.
"Kalo di Jawa Barat masih ada sekitar 1.800 yang belum terserap, yang belum ada sekarang karena diluar alokasi, ini pasti akan juga resah. Kepastian tentang jenjang karir hal yang sangat penting. Saya kira dalam hal ini kita harus mengakui bahwa Jawa Timur Lebih bagus dari Jawa Barat," ujarnya.
Harapan besar terlontar dari Abdul Hadi Wijaya agar semua program yang di usung pemerintah pusat bisa di realisasikan dengan baik melalui perencanaan yang matang serta sinergitas setiap stakeholder.
Lanjut Gus Ahad, ia akan mendorong Pemprov Jawa Barat supaya lebih banyak belajar dari Jawa Timur terkait pendidikan terutama yang berkaitan dengan SMK.
"Ini PR buat Pak Kadis, Pak Sekda, Pak Gubernur termasuk nanti PLT nya," tutupnya.***
Artikel Terkait
Diskusi Dengan Sekretaris Komisi I DPRD Jawa Barat Sadar Muslihat, Tentang Fungsi DPRD dan Otonomi Daerah
Sadar Muslihat Dorong Mahasiswa dan Perguruan Tinggi Untuk Turut Meningkatkan Kesadaran Politik Masyarakat
Jumlah Pemilih di Jabar Seimbang, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Harapkan Keterwakilan Perempuan di Parlemen Naik
Ketua Komisi V DPRD Jabar Apresiasi Pelantikan Dewan Hakim STQH Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023
Masa Jabatan Ridwan Kamil Berakhir 5 September 2023, DPRD Jawa Barat Dapat Usulkan 3 Calon Pj Gubernur Jabar