TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya mengakibatkan terjadinya longsor di Kecamatan Cisayong. Peristiwa tersebut berdampak pada terputusnya pipa transmisi milik Perumda Air Minum Tirta Sukapura sepanjang kurang lebih 20 meter.
Longsor terjadi pada Selasa (3/1/2026) di Kampung Leuwirupit, Desa Sukamukti, Kecamatan Cisayong. Tebing yang longsor menyebabkan pipa transmisi berdiameter 160 milimeter mengalami kerusakan cukup parah, sehingga mengganggu distribusi air bersih kepada pelanggan di wilayah tersebut.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Bekti Alamsyah, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa lokasi longsor berada di wilayah pelayanan Cabang Cisayong.
“Untuk sementara pelayanan air bersih kepada pelanggan di wilayah Cisayong mengalami gangguan. Saat ini petugas kami sudah berada di lokasi dan tengah melakukan upaya perbaikan,” ujar Bekti Alamsyah kepada Mediapriangan.com.
Menurutnya, proses perbaikan darurat ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Namun, untuk mengembalikan kondisi pelayanan hingga benar-benar normal, diperkirakan memerlukan waktu sekitar lima hari ke depan.
“Estimasi perbaikan awal kami upayakan selesai hari ini, tetapi untuk stabilisasi dan normalisasi aliran air secara menyeluruh kemungkinan membutuhkan waktu hingga lima hari,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, Bekti Alamsyah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas terganggunya pelayanan air bersih.
Bekti juga mengimbau masyarakat untuk bersabar serta menggunakan air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung.
Perumda Air Minum Tirta Sukapura memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada agar pelayanan air bersih dapat segera kembali normal.***