“Jadilah pemimpin yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga responsif dan mampu mengedepankan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga memberi perhatian serius terhadap percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Menurutnya, digitalisasi pelayanan publik harus mampu memberikan dampak nyata, bukan sekadar formalitas peluncuran aplikasi.
“Saya menuntut integrasi layanan digital yang nyata, bukan sekadar peluncuran aplikasi tanpa makna. Jadilah katalisator yang memaksa pola kerja lama bertransformasi menjadi sistem yang akuntabel,” ujarnya.
Baca Juga: Rachmat Amir Sudyana Soroti Lemahnya Fondasi Ekonomi Kabupaten Tasikmalaya
Tak hanya itu, Cecep mengingatkan para pejabat agar tidak alergi terhadap kritik dan keluhan masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan lebih aktif turun ke lapangan untuk memahami kondisi riil yang dihadapi warga.
“Saya menuntut saudara untuk responsif, bukan defensif terhadap keluhan publik. Turunlah ke bawah, dengarkan detak jantung persoalan di lapangan, dan eksekusi dengan solusi yang tepat guna,” tandasnya.
Rotasi jabatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan reformasi birokrasi di Kabupaten Tasikmalaya, sekaligus mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor pemerintahan.***