daerah

Korban Aniaya di Bandung Sempat Ancam Tak Pulang Lagi, Pesan Terakhir YTR Bikin Keluarga Terpuk

Selasa, 23 Juni 2026 | 09:49 WIB
Kasus YTR di Bandung kembali terungkap. Korban aniaya di Bandung sempat menghubungi keluarga sebelum menghilang lagi. ( YouTube.com/DennySumargo)

"Dia (Arif) bilang kalau postingannya mau dihapus kamu pulang," ungkap Melanie.

Baca Juga: Wisata Kuliner di Gading Serpong Tangerang Ini Tak Pernah Sepi, Pasar Modern Paramount Jadi Buruan

Demi menghormati permintaan korban, keluarga korban akhirnya menghapus unggahan tersebut. Mereka berharap keputusan itu dapat memperbaiki komunikasi dan membuka jalan agar YTR kembali ke lingkungan keluarganya.

"Sudahlah kami takut bukan sama laki-laki ini. Marah sekali, meyakinkan. Yaudah hapus aja barang kali benar gitu, dihapus sama kita," beber Melanie.

Namun harapan tersebut tidak terwujud. Setelah komunikasi singkat itu, seluruh akses keluarga korban justru terputus karena nomor kontak mereka diblokir.

"Dari situ akses diblokir, saya, suami saya, adik saya. Bingung mau ngehubungin siapa, yaudah kita kasih kepercayaan kalau ada apa-apa pulang aku bilang," imbuhnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Buka KDS Training di Ciamis, Cetak Generasi Maung Berkarakter dan Siap Memimpin

Dalam perkembangan kasus YTR di Bandung, Melanie juga mengungkap bahwa keluarga sempat mempertimbangkan untuk melaporkan hilangnya korban ke pihak kepolisian. Akan tetapi, rencana tersebut urung dilakukan setelah YTR memberikan respons yang membuat keluarga khawatir.

"Saya bilang gini 'pulang ya kalau nggak pulang saya lapor polisi', gitu," kata Melanie.

"(Dia) bilangnya gini 'coba aja kalau kalian berani lapor polisi saya malah nggak pulang selamanya' saya jadi takut," imbuhnya.

Selain itu, keluarga korban juga memperoleh informasi dari rekan kerja YTR yang menceritakan kondisi korban sebelum menghilang. Menurut keterangan yang diterima keluarga, korban aniaya di Bandung itu sempat terlihat menangis di lingkungan kantornya.

Baca Juga: Wisata Kuliner di PIK Jakarta Utara, Jing Si Books & Cafe Tawarkan Suasana Hening yang Jarang Ditemukan

"Sebelum kejadian dia menghilang itu, YTR nangis-nangis di kamar mandi. Kata (teman kantor) gini, (berteriak) 'saya nggak bisa lepas karena semuanya diambil sama laki-laki', begitu," ungkap Melanie.

"Mungkin pikirnya YTR bertahan deh sebentar lagi, siapa tau hartanya bisa balik lagi gitu," tambahnya.

Bagian paling menyayat hati bagi keluarga korban terjadi pada akhir tahun 2025. Saat itu, YTR di Bandung kembali menghubungi kakaknya dan menyampaikan pertanyaan yang hingga kini terus teringat oleh keluarga.

Halaman:

Tags

Terkini