daerah

Gempa NTT M 7,7, 38 Orang Meninggal Dunia, 2.000 Jiwa Mengungsi dan Kerusakan Masih Didata

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:50 WIB
Gempa NTT M 7,7 menewaskan 38 orang dan membuat 2.000 jiwa mengungsi. BNPB masih mendata kerusakan dan korban terdampak di sejumlah wilayah. (SAR Maumere)

BNPB menegaskan bahwa angka korban dan kerusakan yang disampaikan pada hari pertama bencana belum menjadi data final.

Proses pencarian dan evakuasi masih dilakukan di sejumlah lokasi. Petugas juga terus mengumpulkan informasi dari pemerintah daerah untuk memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai dampak Gempa NTT.

“Ini adalah hari pertama terjadinya bencana, datanya akan berkembang terus dan nanti akan diberikan informasi kepada rekan-rekan media secara day-to-day, hari per hari,” lanjut Suharyanto.

Baca Juga: Rutilahu di Jawa Barat Tak Lagi Harus Menunggu Didata, Warga Kini Bisa Melapor Lewat Imah Aing

Pernyataan tersebut menjadi penanda bahwa angka 38 orang meninggal dunia dan 2.000 jiwa mengungsi masih dapat berubah mengikuti hasil verifikasi di lapangan.

Karena itu, BNPB akan terus memperbarui informasi terkait korban, pengungsi, kerusakan bangunan, serta kebutuhan masyarakat terdampak.

BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami

Tak lama setelah Gempa NTT terjadi, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan tersebut diberikan menyusul gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada pagi hari.

Status peringatan tsunami kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB. BMKG melaporkan adanya gelombang tsunami dengan ketinggian di bawah satu meter di sejumlah wilayah.

Baca Juga: TMMD ke-129 Ditutup, Pesan 0612/Tasikmalaya: Bangunan Boleh Selesai, Gotong Royong Jangan Berhenti

“Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7, tanggal: 15-Aug-26 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG melalui akun media sosial X-nya pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi BMKG, pusat Gempa NTT berada di koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur. Lokasi tersebut berada sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Gempa tercatat memiliki kedalaman 10 kilometer. Dengan kondisi tersebut, guncangan dirasakan di sejumlah wilayah dan menimbulkan dampak terhadap bangunan serta aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Penanganan Masih Berlangsung

Halaman:

Tags

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB