Sinergi Pemerintah Kota Tasikmalaya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan pemerintah pusat juga menjadi faktor penting agar program pembangunan saling mendukung dan menjawab kebutuhan warga.
Dalam hal ini, fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD perlu diarahkan untuk memastikan kebijakan publik memberikan manfaat yang optimal.
Semangat “Langkah Santun, Jiwa Tangguh” juga relevan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif.
Keramahan harus tercermin dalam pelayanan yang menghargai masyarakat, sedangkan ketangguhan perlu diwujudkan melalui kemampuan menghadapi persoalan, memperbaiki kekurangan, dan menjaga konsistensi pembangunan.
Memasuki usia ke-25, Kota Tasikmalaya diharapkan semakin mampu memperkuat daya saing daerah tanpa meninggalkan kepentingan masyarakat.
Kemajuan tidak cukup ditandai oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh meningkatnya kualitas hidup, terbukanya kesempatan ekonomi, dan semakin baiknya pelayanan publik.
Peringatan hari jadi ini pun menjadi pengingat bahwa masa depan kota merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, legislatif, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat perlu terus membangun kolaborasi agar setiap program pembangunan memberikan dampak nyata.
"Seperempat abad perjalanan Kota Tasikmalaya hendaknya menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh," tegasnya.
Dengan menjaga kesantunan dalam pelayanan, memperkuat ketangguhan dalam menghadapi tantangan, serta mengutamakan kepentingan rakyat, pembangunan kota diharapkan semakin inklusif, berkelanjutan, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.***