TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Rencana pengembangan energi panas bumi atau geothermal Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi perhatian publik.
Potensi energi terbarukan ini dinilai dapat membuka peluang investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi pelaksanaannya harus disertai kajian lingkungan yang menyeluruh serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Arip Rachman, berpandangan bahwa pemanfaatan panas bumi pada prinsipnya dapat didukung selama memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan serta kepentingan warga di sekitar kawasan.
Baca Juga: Kabupaten Tasikmalaya Raih TPID Award 2026, Dua Tahun Beruntun Jadi Terbaik Jawa-Bali
Menurutnya, pengembangan energi terbarukan tidak cukup hanya diukur dari potensi produksi listrik dan nilai investasi.
Pemerintah juga perlu memastikan keamanan sumber air, keberlanjutan lahan pertanian, serta perlindungan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Pemanfaatan geothermal harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Potensi ekonominya perlu dikembangkan, tetapi perlindungan lingkungan dan kepentingan warga tidak boleh diabaikan,” kata Arip Rachman, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga: TPID Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Mitigasi El Nino, Bank Indonesia Fokus Jaga Inflasi Daerah
Ia juga mendorong pemerintah pusat dan daerah agar menyampaikan informasi secara terbuka mengenai rencana pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Galunggung.
Penjelasan tersebut mencakup lokasi kegiatan, tahapan pengembangan, potensi dampak lingkungan, kebutuhan air, hingga manfaat ekonomi yang akan diterima daerah.
Keterbukaan informasi, terang Arip, dinilai penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui rencana proyek dari pemberitaan, tetapi juga memahami konsekuensi dan manfaatnya secara utuh.
Dengan demikian, warga dapat menyampaikan aspirasi, pertanyaan, maupun kekhawatiran berdasarkan informasi yang jelas.
Artikel Terkait
Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, Kemiskinan Turun Jadi 9,34 Persen dan TPID Award 2026 Kembali Dipertahankan
Demo Refleksi 25 Tahun Kota Tasikmalaya Ricuh, Massa Duduki Ruang Bale Kota dan Pemkot Siapkan Pertemuan Pekan Depan
ISEF 2026 Jadi Pintu Pasar UMKM Priangan Timur, 8 Produk Binaan BI Tasikmalaya Unjuk Daya Saing
Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya 2026 Dituding Cacat Administrasi, Mohamad Abdul Karim Pilih Bungkam
Kalisha Official Tasikmalaya Pamer Koleksi Grama Dhana Varistha, Tenun Ciawi Tampil di IN2MOTIONFEST 2026
Tiket Gratis Lumiland Dadaha Kota Tasikmalaya Dikeluhkan Orang Tua, Anak Minta Diantar hingga Keluar Biaya Tambahan