DPRD Prov Jabar Dorong Optimalisasi Pengelolaan Parkir Kabupaten Tasikmalaya

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Rabu, 14 Desember 2022 | 17:00 WIB
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Arip Rachman, SE,MM (Tangkap layar instagram.com/arip_rachman93)
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Arip Rachman, SE,MM (Tangkap layar instagram.com/arip_rachman93)

Mediapriangan.com- Banyaknya lahan parkir di wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang masih dikuasai oleh orang-orang yang tidak berkompeten, bahkan di beberapa tempat parkir, nampak asal nyimpan orang alias asal ada, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Prov Jabar, Arip Rachman bersuara.

Menurutnya, jika pemerintah daerah serius dan mau mengelola lahan-lahan parkir yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya minimal di daerah perkotaan, niscaya pendapatan keuangan daerah dari sektor retribusi ini akan meningkat. 

"Pertanyaannya adalah, apakah pemerintah melalui dinas terkait ada keinginan untuk mengoptimalkan sektor tersebut?" ujar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Arip Rachman, Rabu, 14 Desember 2022.

Menurutnya, apabila lahan-lahan parkir dikelola dengan baik, peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) menjadi sangat besar.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar, Mirza Agam Gumay Sosialisasi Perda Penyelenggaraan Perlindungan Anak di Kabupaten Cianjur

Namun tentu saja harus didukung fasilitas penunjang yang memadai, sehingga orang-orang merasa terlayani baik ketika parkir di lahan tersebut.

"Kan kesan hari ini yang muncul adalah, tempat-tempat parkir bermunculan tetapi tidak dikelola dengan baik bahkan dibiarkan seadanya," tutur Arip. 

Disebutkan, untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor retribusi pelayanan parkir kendaraan, tentunya bukan menjadi tanggung jawab satu dinas atau instansi, tetapi semua pihak yang saling bersinergi satu sama lain. 

Contoh retribusi dari lahan parkir objek wisata, maka dinas yang berhubungan dengan kepariwisataan serta PU dan Dishub serta perizinan, harus saling menunjang sehingga dapat menciptakan lahan parkir yang memadai dan terkoordinir. 

"Objek wisata alam seperti Galunggung, Citis, pantai dan lain sebagainya termasuk wisata religi serta tempat-tempat makan atau ngopi, kan jadi peluang besar jika dioptimalkan dari sisi parkirnya, tanpa harus mengesampingkan aspek kearifan lokalnya," tutur Arip.

Baca Juga: Tertibkan Aset, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Genjot Sertifikasi

Jadi, sambung dia, banyak peluang pendapatan asli daerah jika pemerintah mau serius dan fokus untuk meningkatkan pembangunan demi kesejahteraan rakyatnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Asep Budi Karyana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X