Mediapriangan.com - Realisasi investasi Jawa Barat masih juara di Indonesia. Hal tersebut, karena Jawa Barat memiliki kelebihan, yakni high tech manufaktur.
High Tech manufaktur menjadi salah satu ciri negara maju. Sehingga mendorong tingginya realisasi investasi di Jawa Barat selama Januari sampai September 2022.
Berdasarkan data yang dirilis oleh BKPM/ Kementerian Investasi, realisasi investasi di Jawa Barat selama Januari sampai September 2022 mencapai Rp128,37 triliun.
Namun, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Yod Mintaraga mengkritisi tingginya realisasi investasi di Jawa Barat yang tidak mampu mengurangi angka pengangguran.
"Tingginya realisasi investasi di jabar, namun tidak mampu mengurangi angka pengangguran di Jawa Barat," kata Yod, saat di konfirmasi di Bandung, 28 Desember 2022.
Ironisnya kata Yod Mintaraga, ditengah tingginya realisasi investasi tersebut. Angka pengangguran di Jawa Barat justru masih tertinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya.
"Angka pengangguran di Jawa Barat justru masih tertinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya," terangnya.
Tercatat Berdasarkan data BPS, angka pengangguran terbuka atau TPT Jawa Barat periode Agustus 2022 berada di angka 8,31 persen atau 2,14 juta orang.
"Jawa Barat mendapatkan investasi besar, namun sayang, tak bisa menyerap tenaga kerja di Jabar,” tambahnya.
Yod Mintaraga melanjutkan, seharusnya dengan tingginya realisasi investasi di Jabar tersebut, bisa menyerap tenaga kerja, sehingga bisa mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.***
Artikel Terkait
Bahas Raperda Perlindungan Tenaga Kerja, DPRD Jabar Kunjungi Kemenko PMK RI
KEK Lido City Bakal Serap 27 Ribu Karyawan, Pak Uu: Berdayakan Tenaga Kerja Lokal
Peluang Kerja Lulusan SMK di Jabar, Jepang Butuh 160 Ribu Tenaga Kerja Indonesia
Bedi Budiman: WJIS 2022, Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat Melalui Investasi
Pada B20 Investment Forum, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Sebut Kawasan Rebana Paling Siap Tampung InvestasiĀ