Mediapriangan.com - Kebakaran hebat yang melanda Los Angeles membawa duka mendalam bagi banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Di tengah tragedi ini, Pangeran Harry dan Meghan Markle menunjukkan empati luar biasa dengan mendatangi Pasadena Convention Center, yang kini menjadi pusat pengungsian.
Pada Jumat, 10 Januari 2025, Duke and Duchess of Sussex hadir di lokasi tanpa banyak publikasi.
Mereka bergabung bersama relawan dari World Central Kitchen (WCK) untuk membagikan paket makanan, kebutuhan pokok, dan berinteraksi dengan para korban serta petugas penyelamat yang berjibaku memadamkan api.
Menyentuh Hati Para Korban
Kehadiran Pangeran Harry dan Meghan Markle yang mengenakan masker dan pakaian sederhana berhasil memberikan rasa nyaman bagi para pengungsi.
Wali Kota Pasadena, Victor Gordo, memuji aksi mereka yang dilakukan tanpa sorotan media.
“Mereka datang dengan hati yang tulus, memberikan semangat bagi para korban dan para relawan yang bekerja keras,” ujar Victor Gordo.
Pasangan kerajaan itu juga meluangkan waktu bermalam di pusat pengungsian.
Di sana, mereka berbincang dengan keluarga yang kehilangan rumah, memberikan ucapan terima kasih kepada petugas, dan mendengarkan kisah haru yang dialami korban.
Pesan Dukungan dari Pangeran Harry dan Meghan Markle
Sebelumnya, pada Kamis, 9 Januari 2025, pasangan ini telah merilis pernyataan resmi yang mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap kebakaran besar tersebut.
Artikel Terkait
Viral! Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92 Arah Jakarta, Deretan Kendaraan Ringsek Menumpuk dengan Kerusakan Parah
Detik-Detik Mencekam Kecelakaan di Tol Cipularang, Truk Berat Hantam Banyak Kendaraan, Begini Pengakuan Korban
Tragedi di Tol Cipularang KM 92 Akibat Truk Rem Blong, Kisah Haru Keluarga Korban Selamat dan Video Call Terakhir
Fenomena Banjir Rob dan Ironi Proyek Tanggul yang Mangkrak Sejak 2014 di Jakarta Utara
Rumah Rp129 Miliar Milik Paris Hilton di Los Angeles Terbakar, Sang Aktris Pasrah Menyaksikannya di Berita Langsung
Masih Melawan Kobaran Api, Los Angeles Dihadapkan pada Krisis Pasokan Air, Permintaan Air Melonjak 4 Kali Lipat