Pasca Tragedi Pesawat Jeju Air, Pemerintah Korea Selatan Akan Bongkar Struktur Beton di Bandara Muan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 24 Januari 2025 | 21:28 WIB
 Pesawat Jeju Air Boeing 737-8AS, HL8088, jatuh saat mencoba mendarat di Muan, Korea Selatan setelah penerbangan dari Bangkok, Thailand.   (Instagram.com/the.plane.enthusiast)
Pesawat Jeju Air Boeing 737-8AS, HL8088, jatuh saat mencoba mendarat di Muan, Korea Selatan setelah penerbangan dari Bangkok, Thailand. (Instagram.com/the.plane.enthusiast)

Mediapriangan.com - Kecelakaan pesawat Jeju Air pada 29 Desember 2024 lalu membuat duka dunia penerbangan. Kecelakaan itu menewaskan 179 orang dan hanya dua kru kabin yang selamat.

Pesawat Jeju Air terpaksa harus melakukan pendaratan darurat di Bandara Muan dan berakhir dengan ledakan yang menghancurkan badan pesawat hingga berkeping-keping.

Jeju Air yang terbang dari Thailand dengan membawa penumpang usai liburan Natal tersebut, meledak setelah pesawat menabrak penghalang beton yang ada di ujung landasan.

Baca Juga: Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korea Selatan Jelang Tahun Baru 2025, Simak Insiden di Indonesia 5 Tahun Terakhir

Penyebab utama kecelakaan masih belum diketahui, namun pakar keselamatan udara sebelumnya sempat membahas jika korban bisa jauh lebih sedikit jika tidak ada struktur tersebut.

Struktur beton Bandara Muan akan dibongkar

Kementerian Perhubungan mengatakan bahwa pihaknya akan menghapus struktur di Bandara Muan.

Setelah pembongkaran, mereka akan segera memasang yang baru yang terbuat dari bahan yang mudah pecah.

Beberapa ahli dan pengamat mengatakan kalau localizer Bandara Muang itu menampung seperangkat antena yang dirancang untuk memandu pesawat dengan aman selama pendaratan.

Namun karena strukturnya kuat, membuat pesawat Jeju Air menghantamnya dengan keras.

Baca Juga: 3 Kecelakaan Pesawat dalam Sehari, Dari Jeju Air di Korea Selatan hingga Kanada, Ini Kronologi Lengkapnya

Akan ada penyesuaian di bandara Korea lainnya

Pihak kementerian juga akan mendorong penghapusan atau penyesuaian fasilitas serupa di enam bandara di Korea Selatan lainnya.

Inspektur keselamatan juga telah mengidentifikasi sembilan dari sistem tersebut perlu diubah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X