Air Mineral di Eropa Terpapar Bahan Kimia Abadi, Benarkah Masih Aman untuk Dikonsumsi?

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 26 Januari 2025 | 15:58 WIB
Ilustrasi: air mineral.  (Freepik/rawpixel.com)
Ilustrasi: air mineral. (Freepik/rawpixel.com)

Baca Juga: Xiao Zhan Bikin Kejutan! Film Baru 'The Legend of the Condor Heroes The Gallants' Laris Manis Untuk Libur Imlek China

Para ilmuwan menilai, lonjakan ini disebabkan oleh penggunaan bahan kimia yang menghasilkan TFA sebagai produk sampingan.

Kemurnian Air Mineral Dipertanyakan

Air mineral sering dianggap sebagai sumber air yang murni, namun laporan ini menimbulkan kekhawatiran baru.

Di Eropa, air mineral harus memenuhi persyaratan hukum yang ketat dan berasal dari sumber alami yang terlindungi dari kontaminasi.

Baca Juga: Bakal Pecah! Red Sparks Gelar 'Mega Day' di Laga Lawan AI Peppers, Apresiasi Megawati dan Gaet Fans Indonesia dan Korea!

Sayangnya, beberapa merek yang diuji melebihi ambang batas kontaminasi TFA yang diusulkan Uni Eropa untuk total PFAS dalam air minum mulai tahun 2026.

PAN Europe menekankan bahwa banyak perusahaan air mineral mungkin tidak memiliki cara untuk mencegah pencemaran ini di sumber air mereka.

Langkah yang Diperlukan

Sebagai langkah awal, PAN Europe menyerukan pelarangan bahan kimia yang berkontribusi terhadap pencemaran TFA pada air tanah.

Baca Juga: China Rayakan Libur Panjang Imlek 2025, 9 Miliar Perjalanan, Film Xiao Zhan Laris, dan Indonesia Jadi Destinasi Favorit

Organisasi ini juga mendorong peningkatan pengawasan oleh otoritas dan perusahaan air mineral untuk memastikan keamanan produk mereka.

Kontaminasi bahan kimia abadi ini menggarisbawahi pentingnya regulasi lingkungan yang lebih ketat guna melindungi masyarakat dari dampak buruk paparan zat berbahaya dalam produk sehari-hari.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X