Tren gambar Ghibli yang dihasilkan AI di ChatGPT kembali memunculkan perdebatan tentang hak cipta.
Di Jepang, hukum memperbolehkan karya seni digunakan untuk melatih AI guna mendukung inovasi teknologi.
Namun, banyak ahli hukum berpendapat bahwa jika hasil gambar AI terlalu mirip dengan karya asli yang telah memiliki hak cipta, maka ini bisa dianggap sebagai pelanggaran.
Bagi Miyazaki, tren ini bukan sekadar masalah hukum, tetapi juga tentang bagaimana AI dapat menggerus nilai seni itu sendiri.
Sebagai seorang seniman yang telah menghabiskan puluhan tahun menciptakan animasi penuh jiwa, Miyazaki menegaskan bahwa teknologi seperti AI tidak akan bisa menggantikan kreativitas manusia.***
Artikel Terkait
Cara Mengunci Chat WhatsApp Di HP Android dan iPhone, Agar Aman dan Tidak Diintip Orang
Pengenalan Chat GPT: Teknologi Language Model Terkini dari OpenAI, Ini Kemampuan, Manfaat dan Kelebihannya
Dalam Industri Media, Chat GPT Dapat Digunakan Untuk Menulis Artikel Dengan Lebih Cepat dan Akurat
Cara Menggunakan Chat GPT Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Dalam Pembuatan Konten
Peringatan Penting: Bahaya Penggunaan Chat GPT yang Tidak Diketahui oleh Banyak Orang
Mengetahui Sang Pencipta Chat GPT: Sejarah dan Peran Penting OpenAI dalam Inovasi Language Model Terkini