Sebelumnya, China telah mengimplementasikan berbagai skema bebas visa, termasuk bebas visa timbal balik dengan 25 negara, bebas visa unilateral untuk 38 negara, serta bebas visa transit untuk 54 negara.
Di Asia Tenggara, kebijakan timbal balik bebas visa juga telah diterapkan China untuk warga dari Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.
Ketika Amerika Serikat memperketat akses bagi warga asing atas alasan keamanan, kebijakan terbuka yang diterapkan China dinilai sebagai strategi untuk memperkuat hubungan internasional, khususnya di bidang pariwisata dan perdagangan lintas negara.***
Artikel Terkait
Konflik Memuncak, India Tembakkan Rudal ke Pangkalan Militer Pakistan di Tengah Ketegangan Berkepanjangan
Gencatan Senjata India-Pakistan yang Diumumkan Trump Resmi Gagal, Perang Kembali Meletus Pagi Ini!
Vikram Misri Umumkan Gencatan Senjata India-Pakistan Telah Berakhir, Kawasan Asia Selatan Kembali Tegang!
Taliban Resmi Haramkan Catur di Afghanistan, Disebut Tak Sesuai Syariat, Ini Alasan Penuh Kontroversi
Cuaca Ekstrem Bikin Industri Asuransi Asia Goyah, Klaim Minim Meski Kerugian Capai US$20 Miliar di 2024
Trump Ultimatum Apple, Produksi iPhone Harus di AS, Jika Tidak Siap-Siap Kena Tarif Impor 25 Persen!