Trump Ultimatum Apple, Produksi iPhone Harus di AS, Jika Tidak Siap-Siap Kena Tarif Impor 25 Persen!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 26 Mei 2025 | 07:27 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Instagram/whitehouse)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Instagram/whitehouse)

Mediapriangan.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menyoroti praktik produksi luar negeri perusahaan teknologi asal negaranya.

Kali ini, Trump secara terang-terangan mengultimatum Apple untuk segera memindahkan proses manufaktur iPhone ke dalam negeri atau menghadapi tarif impor hingga 25 persen.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Minggu, 25 Mei 2025.

Baca Juga: Robert Prevost Jadi Paus AS Pertama! Donald Trump Bangga, Ini Kehormatan Besar bagi Amerika Serikat

Trump mengungkapkan kekecewaannya terhadap Apple yang masih memproduksi sebagian besar iPhone di luar Amerika, termasuk di India.

“Saya ingin iPhone yang dijual di Amerika diproduksi di tanah air, bukan di India atau negara lain. Kalau tidak, Apple harus membayar tarif impor setidaknya 25 persen,” tulis Trump.

Komentar keras ini muncul setelah Foxconn, mitra utama Apple dalam produksi perangkat, mengumumkan investasi senilai 1,5 miliar dolar AS untuk memperbesar fasilitas produksinya di India.

Baca Juga: Menperin Bongkar Kerja Sama RI-Saudi Hadapi Perang Dagang Imbas Tarif Trump, Indonesia Siap Tangguh!

Investasi ini menjadi bagian dari upaya Apple untuk mengurangi ketergantungan pada pabrik-pabrik di China dan memperluas operasi global mereka.

Langkah tersebut tampaknya bertentangan dengan agenda ekonomi Trump yang selama ini mengusung semangat "America First".

Trump menilai bahwa relokasi produksi ke luar negeri adalah bentuk penghindaran beban tarif dan kewajiban dalam negeri.

Baca Juga: Gencatan Senjata India-Pakistan yang Diumumkan Trump Resmi Gagal, Perang Kembali Meletus Pagi Ini!

Meski CEO Apple, Tim Cook, pernah menyampaikan bahwa iPhone untuk pasar AS akan semakin banyak diproduksi di India, hal itu tetap tidak memuaskan Trump.

Ia bahkan sempat mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap strategi global Apple saat kunjungan ke Timur Tengah pekan lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X