Mediapriangan.com - Setelah beberapa hari dikabarkan berada di lokasi perlindungan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya tampil di hadapan publik.
Benjamin Netanyahu mengunjungi Bat Yam, salah satu kota di wilayah tengah Israel yang porak-poranda akibat gempuran rudal dari Iran.
Kedatangannya ke kota yang terdampak serangan itu menjadi sorotan internasional, sekaligus mempertegas bahwa konflik antara Israel dan Iran belum menunjukkan tanda akan mereda.
Dalam unggahan terbarunya di platform X, Netanyahu mengungkapkan kemarahannya terhadap Iran dan menyampaikan ancaman terbuka.
"Iran akan membayar harga yang sangat mahal atas pembunuhan warga sipil, perempuan, dan anak-anak yang mereka lakukan dengan sengaja," tulis Netanyahu tegas.
Ia juga memastikan bahwa operasi militer Israel terus berjalan di bawah sandi “The Rising Lion” atau “Singa yang Bangkit”, yang menyasar kekuatan Iran.
"Tentara dan pilot kita beroperasi dengan gagah berani di atas langit Iran," ujarnya.
Kondisi Bat Yam sendiri memperlihatkan betapa seriusnya dampak dari saling serang antara dua negara tersebut. Beberapa bangunan hancur, warga harus dievakuasi, dan aktivitas publik lumpuh.
Kehadiran Netanyahu secara langsung ke zona terdampak dianggap sebagai upaya menunjukkan ketegasan pemerintahnya sekaligus mengangkat semangat nasional di tengah ancaman perang yang makin panas.
Sebagai informasi, Iran sebelumnya meluncurkan rudal dan drone sebagai balasan atas serangan udara Israel yang menghantam lebih dari 200 target militer dan strategis di Iran.
Artikel Terkait
PDIP Ingatkan Prabowo, Jangan Gegabah Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel Sebelum Palestina Merdeka
Greta Thunberg Diculik Pasukan Israel? Kapal Bantuan Gaza Dibajak di Laut Internasional
KBRI Teheran Imbau WNI di Iran Waspada Usai Israel Gempur Fasilitas Nuklir, Korban dari Militer Tewas
China dan Pakistan Murka Usai Israel Serang Iran, Kecam Pelanggaran Berat dan Serukan Penghentian Eskalasi
Usai Serangan Mendadak Israel Hancurkan Fasilitas Nuklir, Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Suci Qom
KBRI Tehran Rilis 7 Imbauan Penting untuk WNI, Respons Cepat atas Serangan Israel ke Iran