Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Blacklist dan Denda Pelaku Impor Pakaian Bekas, DPR Ungkap Alasan di Baliknya
“Persatuan ASEAN juga harus tercermin dalam koordinasi, integrasi, dan transformasi ekonomi yang lebih kuat untuk menghadapi guncangan eksternal dan ketidakpastian di masa depan,” ujar Presiden Prabowo.
Menurutnya, kekuatan utama ASEAN terletak pada kemampuannya untuk menjaga persatuan dan solidaritas internal. Dengan fondasi ekonomi yang tangguh serta integrasi digital yang terus berkembang, kawasan ini dapat memainkan peran penting dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan stabil.
“ASEAN akan dihormati dunia jika solid di dalam, kuat secara ekonomi, dan konsisten dalam memperjuangkan kepentingan rakyat di setiap negara anggotanya,” tegasnya.
Diplomasi dengan Sentuhan Personal
Gestur Prabowo yang menggandeng Sultan Brunei di KTT ASEAN dinilai bukan hanya sekadar bentuk sopan santun, tetapi juga simbol diplomasi yang berakar pada nilai-nilai budaya Asia: menghormati yang lebih tua, mengayomi, dan menunjukkan kepedulian.
Bagi sejumlah pengamat, tindakan kecil itu justru memperlihatkan wajah diplomasi Indonesia yang baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto — diplomasi yang kuat secara prinsip, namun tetap hangat dan manusiawi dalam praktiknya.***
Artikel Terkait
Tensi Perang Dagang AS-China Mulai Turun, Pertemuan Kuala Lumpur Jadi Sinyal Damai Jelang Dialog Trump dan Xi Jinping
Wakil Bupati Tasikmalaya Dukung Desa Sukaasih Jadi Pionir Program Ngariung Resik, Dorong Kesadaran Lingkungan
Karnaval SCTV 2025 Sukses Guncang Kota Tasikmalaya, Ribuan Warga Antusias Rayakan HUT ke-24 di Lapangan Cilembang
Kupat Tanjung Tasikmalaya Pecahkan Rekor MURI, Wali Kota Viman Sebut Cita Rasa Lokal Kini Mendunia
Wamen Haji Dahnil Pastikan Legalisasi Umrah Mandiri Tak Ganggu Bisnis Travel, Justru Lindungi Jemaah
Menkeu Purbaya Ungkap Aduan Masyarakat, Dari Dugaan Penyelundupan Garmen Batam hingga Penagihan Pajak Dini Hari