TIMUR TENGAH, Mediapriangan.com - Perairan strategis di Asia kembali memanas setelah munculnya rekaman dramatis penyitaan kapal di jalur perdagangan global.
Video yang beredar memperlihatkan sejumlah pasukan bertopeng dengan perlengkapan senjata lengkap melakukan penggerudukan terhadap kapal kontainer berukuran raksasa.
Aksi tersebut diduga dilakukan oleh komando Militer Iran terhadap armada milik perusahaan pelayaran Mediterranean Shipping Company (MSC).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dua kapal kargo MSC yang menjadi sasaran dalam operasi tersebut, yakni MSC Francesca dan Epaminondas.
Pihak Teheran melalui media pemerintahnya mengklaim bahwa tindakan tersebut merupakan langkah penegakan hukum atas dugaan pelanggaran wilayah.
"Komando Militer Iran merilis rekaman pasukan mereka yang menaiki dan merebut dua kapal MSC di dekat Selat Hormuz hari ini," demikian bunyi laporan yang dikutip dari unggahan akun X @mog_ressEN pada Kamis, 23 April 2026.
Kronologi Pendudukan Kapal
Dalam video yang disiarkan televisi nasional setempat, pasukan bertopeng tersebut mendekati lambung kapal menggunakan perahu cepat.
Mereka kemudian terlihat menaiki kapal menggunakan tangga lipat sebelum akhirnya menguasai bagian dalam vessel berbendera Panama dan Liberia tersebut.
Penyitaan ini dilakukan di Selat Hormuz, sebuah titik sempit yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia.
Baca Juga: Indonesia Tidak Jadi Co-Sponsor Resolusi 2817 DK PBB, Diplomasi Timur Tengah Dinilai Lebih Penting
Alasan resmi yang dikeluarkan pihak otoritas adalah adanya dugaan manipulasi sistem navigasi dan operasi tanpa izin yang dilakukan oleh kedua kapal tersebut.
Artikel Terkait
Trump-Netanyahu Umumkan 20 Poin Perdamaian Gaza, Harapan Baru atau Tantangan Baru bagi Palestina?
Tensi Perang Dagang AS-China Mulai Turun, Pertemuan Kuala Lumpur Jadi Sinyal Damai Jelang Dialog Trump dan Xi Jinping
Nicolas Maduro Ditangkap Amerika Serikat, Tuduhan Narkotika Internasional Picu Polemik Global
Perang Israel Iran Picu Penerbangan Timur Tengah Lumpuh, Bandara Dubai dan Madinah Ditutup
Ali Khamenei Gugur Diserang AS-Israel, Pesan Terakhirnya Picu Sorotan Dunia
IRIB Diretas, Siaran TV Iran Tiba-tiba Tampilkan Pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu