Geger Menteri-Menteri Prabowo Temui Jokowi Diam-Diam di Solo, PKS Langsung Singgung Matahari Kembar!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 12 April 2025 | 11:10 WIB
Pertemuan Presiden Prabowo dan Mantan Presiden RI Joko Widodo Desember 2024 lalu. (Instagram.com/jokowi)
Pertemuan Presiden Prabowo dan Mantan Presiden RI Joko Widodo Desember 2024 lalu. (Instagram.com/jokowi)

"Ini pesan saya cuma satu, jangan ada matahari kembar. Satu matahari saja lagi berat, apalagi kalau dua," ucapnya lugas.

Kunjungan sejumlah menteri ke rumah Jokowi dimulai sejak Rabu malam 9 April 2025, saat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Kepala BKKBN Wihaji bersama keluarga menemui Jokowi.

Esok harinya, giliran Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang berkunjung.

Baca Juga: Prabowo Klaim Indonesia Blunder Selama 30 Tahun Terakhir Tegaskan Bukan Salah Satu Presiden tapi Kesalahan Banyak Pihak

Kemudian pada Jumat 11 April 2025, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, datang ke kediaman Jokowi lebih dulu.

Ia mengatakan, kedatangannya tak lebih dari silaturahmi dalam momen Lebaran. Trenggono menegaskan hubungannya dengan Jokowi tetap dekat.

"Silaturahmi sama bekas bos saya, sekarang masih bos saya," ujarnya sembari tersenyum usai pertemuan.

Baca Juga: Prabowo Klaim Utang dan Inflasi Indonesia Termasuk Paling Kecil di Dunia, Ajak Masyarakat Tidak Perlu Terlalu Takut

Tak lama berselang, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga menyambangi rumah mantan Presiden RI itu.

Ia datang bersama istrinya untuk bersilaturahmi serta menyampaikan doa dan permohonan maaf kepada Jokowi dan Iriana.

"Ya, ini silaturahmi, karena Pak Jokowi bos saya. Saya sama Ibu mau silaturahmi, mohon maaf lahir dan batin, juga doain Pak Presiden (Jokowi) dan Ibu (Iriana) sehat," ucap Budi.

Baca Juga: Titiek Puspa Dimakamkan di Makam Pahlawan Tanah Kusir, Dwi Andhika Sebut Eyang Memang Pantas Disemayamkan di Sini

Meski narasi yang dibangun dalam setiap kunjungan adalah silaturahmi Lebaran, tetap saja pertemuan berturut-turut dengan Jokowi dari beberapa menteri kabinet memunculkan spekulasi di tengah publik.

Terlebih lagi, masa transisi pemerintahan masih menyisakan dinamika politik yang sensitif.

Langkah para menteri ini bisa dilihat dari berbagai perspektif, baik sebagai bagian dari hubungan personal maupun sebagai isyarat politik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X