Ramai Pernyataan Bandingkan Harga Beras RI dan Jepang, Mentan Amran Klarifikasi dan Ingatkan Jangan Terprovokasi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 25 Agustus 2025 | 14:18 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang sempat membandingkan harga beras Indonesia dan Jepang.  (Instagram/a.amran_sulaiman)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang sempat membandingkan harga beras Indonesia dan Jepang. (Instagram/a.amran_sulaiman)

Mediapriangan.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman akhirnya memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang sempat ramai di media sosial soal perbandingan harga beras Indonesia dengan Jepang.

Amran menegaskan bahwa polemik yang muncul hanyalah framing yang digoreng untuk memberi kesan pemerintah tidak peduli terhadap harga beras yang naik.

“Perlu kami sampaikan, informasi yang beredar di-framing, sengaja di-framing bahwa kami tidak peduli terhadap naiknya harga beras,” ujar Amran dalam keterangannya, Minggu, 24 Agustus 2025.

Baca Juga: Mentan Amran Sebut Beras Jepang Tembus Rp100 Ribu, Titiek Soeharto Ingatkan Soal Pendapatan Per Kapita

Ia menambahkan bahwa pemerintah sudah bekerja keras menekan harga beras. Menurutnya, hasil kerja tersebut mulai terlihat dengan turunnya harga di 13 provinsi.

“Kami bekerja keras sejak awal melakukan operasi pasar besar-besaran bersama Bulog di seluruh Indonesia dengan jumlah yang cukup besar,” jelasnya.

Operasi pasar itu dilakukan dengan melepas 1,3 juta ton beras Bulog ke pasaran dengan harga Rp12.500 per kilogram. Amran menyebut langkah tersebut sebagai bukti kepedulian pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Titiek Soeharto Soroti Gudang Bulog, Beras Lebih dari Setahun Harus Segera Dikeluarkan dari Stok Nasional

Terkait pernyataan membandingkan harga dengan Jepang, Amran menjelaskan bahwa maksudnya adalah ajakan untuk masyarakat agar lebih bersyukur, karena kenaikan harga beras di Indonesia tidak setinggi di negara tersebut.

“Kami menyebut Jepang itu kenaikan beras cukup tinggi, artinya kita patut mensyukuri, tetapi kami mewakili pemerintah harus bekerja keras menurunkan harga dan hasilnya sudah 13 provinsi harga turun,” tuturnya.

Ia juga menyebut ada pihak-pihak yang merasa terganggu oleh langkah pemerintah menurunkan harga beras.

Baca Juga: Mendag Budi Santoso Sebut Harga Beras Mulai Turun, Klaim Hasil Pengawasan dan Percepatan Distribusi

“Jangan mudah terprovokasi oleh framing orang tertentu yang tidak senang dengan kami, kami tahu banyak yang tidak senang, banyak yang bisnisnya terganggu karena kami melakukan ini. Tapi semua kami lakukan demi rakyat Indonesia,” tegasnya.

Diketahui, pernyataan perbandingan harga beras Indonesia dengan Jepang pertama kali dilontarkan Amran saat rapat bersama Komisi IV DPR RI pada 21 Agustus 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X