Mediapriangan.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhamad Haniv. Pemeriksaan ini dilakukan terkait dugaan gratifikasi yang menjeratnya ketika menjabat pada periode 2015–2018.
"Dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin, 15 September 2025.
Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Namun, pihak KPK belum memastikan apakah Haniv akan langsung ditahan setelah pemeriksaan tersebut.
Modus Dugaan Penyalahgunaan Jabatan
KPK menetapkan Haniv sebagai tersangka karena diduga menyalahgunakan kewenangan jabatannya dengan meminta sejumlah uang dari wajib pajak.
Dana itu disebut dipakai untuk mendukung bisnis fashion anaknya.
Dalam praktiknya, Haniv memanfaatkan jejaring di lingkungan DJP untuk mengirimkan e-mail permintaan bantuan modal kepada pengusaha tertentu.
Cara ini diduga menimbulkan konflik kepentingan karena menggunakan jabatan publik untuk kepentingan pribadi.
Kasus yang Soroti Integritas DJP
Kasus ini memicu perhatian publik karena menyangkut integritas institusi perpajakan. Sebagai pejabat publik, Haniv seharusnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem pajak, bukan justru memanfaatkannya untuk bisnis keluarga.
KPK menegaskan penyalahgunaan jabatan seperti ini dapat merusak kredibilitas DJP dan mengikis kepercayaan wajib pajak.
Publik Tunggu Langkah Tegas KPK
Artikel Terkait
Pakai Rompi Oranye, Wamenaker Immanuel Ebenezer Tersenyum dan Acungkan Jempol di Konferensi Pers KPK
OTT KPK! Wamenaker Immanuel Ebenezer Diduga Terima Rp3 Miliar dari Pemerasan Sertifikat K3 dalam 2 Bulan
Jadi Tersangka KPK, Wamenaker Immanuel Ebenezer Sampaikan Permintaan Maaf ke Presiden Prabowo dan Rakyat Indonesia
Viral Lagi Video Immanuel Ebenezer Serukan Hukuman Mati Koruptor, Publik Singgung Usai Ditangkap KPK OTT Sertifikasi K3
Ketua KPK Tegaskan Kasus Pemerasan K3 Immanuel Ebenezer Bukan Pengalihan Isu, Ungkap Modus Suap
Prabowo Resmi Copot Immanuel Ebenezer dari Kursi Wamenaker Usai Jadi Tersangka KPK Kasus Sertifikasi K3
KPK Dalami Kasus Pemerasan K3 Immanuel Ebenezer, Terungkap Sudah Berjalan Sejak 2019 dengan Aliran Rp81 Miliar
Sufmi Dasco Ungkap Status Immanuel Ebenezer di Partai Gerindra Usai Jadi Tersangka KPK