Fenomena Bola Api Terang di Langit Cirebon Hebohkan Warga, BRIN Pastikan Meteor Jatuh di Laut Jawa

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 6 Oktober 2025 | 19:36 WIB
Fenomena bola api di langit Cirebon pada Minggu malam 5 Oktober 2025 mengejutkan warga, BRIN pastikan itu meteor jatuh di Laut Jawa.   (Instagram/t_djamal)
Fenomena bola api di langit Cirebon pada Minggu malam 5 Oktober 2025 mengejutkan warga, BRIN pastikan itu meteor jatuh di Laut Jawa. (Instagram/t_djamal)

Mediapriangan.com - Warga Cirebon, Jawa Barat, dibuat geger pada Minggu malam, 5 Oktober 2025, setelah muncul cahaya terang yang melesat cepat di langit dan diikuti suara dentuman keras.

Video fenomena langka tersebut dengan cepat viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @fatmafurious, yang menyebut benda bercahaya itu sebagai meteor yang jatuh di kawasan Cirebon.

Dalam rekaman amatir, cahaya tampak meluncur dari arah barat daya menuju timur laut sebelum menghilang. Tak lama kemudian, dentuman keras terdengar di wilayah Kuningan dan Kabupaten Cirebon, membuat warga panik dan bertanya-tanya.

Baca Juga: Fakta di Balik Kecelakaan Maut Pedangdut Cantika Davinca di Magetan, Dua Remaja Tewas di Jalanan Gelap

Bola Api di Langit Cirebon

Kesaksian warga menyebut benda bercahaya terlihat sekitar pukul 18.35 WIB, melintas cepat seperti bola api di angkasa.

Peristiwa itu menjadi bahan perbincangan di berbagai platform, dengan dugaan awal mulai dari petir hingga ledakan pesawat.

Namun, belakangan diketahui bahwa fenomena tersebut merupakan meteor besar yang memasuki atmosfer bumi.

Baca Juga: SMA Negeri 5 Tasikmalaya Juara Piala by.U 2025, Langkah Awal Menuju Panggung Futsal Profesional Nasional

BRIN Sebut Meteor Besar Melintas dari Barat Daya

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memastikan fenomena tersebut merupakan meteor berukuran besar.

“Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas memasuki wilayah Kuningan - Kabupaten Cirebon dari arah barat daya sekitar pukul 18.35 - 18.39,” ungkap Thomas melalui akun Instagram @t_djamal, Minggu (5/10/2025).

Menurutnya, sensor milik BMKG Cirebon mencatat adanya getaran pada pukul 18:39:12 WIB yang kemungkinan besar merupakan gelombang kejut dari meteor saat memasuki atmosfer.

Meteor jatuh di Laut Jawa,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X