Menkeu Purbaya Tanggapi Lonjakan Pekerjaan Informal, Pastikan Program Magang Berbayar Buka untuk Lulusan S1

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 13:53 WIB
Menkeu Purbaya respons laporan Bank Dunia soal pekerja informal di Indonesia.  (Instagram/menkeuri)
Menkeu Purbaya respons laporan Bank Dunia soal pekerja informal di Indonesia. (Instagram/menkeuri)

Alasan Meningkatnya Pekerjaan Informal

Menurut Purbaya, peningkatan jumlah pekerja informal tidak lepas dari melambatnya pertumbuhan ekonomi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kerjaan informal meningkat karena growth-nya lambat kan kemarin-kemarin. Kalau kita ciptakan growth yang lebih cepat, nanti yang informal-informal itu pelan-pelan akan berkurang, masuk ke formal,” jelasnya pada wartawan di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Ia menambahkan, pemerintah kini tengah berupaya memperbaiki laju pertumbuhan ekonomi agar mampu membuka lebih banyak lapangan kerja formal.

“Kalau pertumbuhan ekonomi penganggurannya gede tapi track recordnya nggak besar, berarti masuk ke informal kan. Itu yang kita ubah kan, karena kadang-kadang income-nya nggak menentu,” tegasnya.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel Memanas, Kemlu RI Sebut 580 WNI Terjebak di Qom dan Rafah, Mayoritas Mahasiswa dan Peserta Magang

Temuan Bank Dunia Soal Lapangan Kerja

Dalam laporan World Bank East Asia and The Pacific Economic Update October 2025, disebutkan bahwa 1 dari 7 pemuda di Indonesia dan China menganggur dan kesulitan memperoleh pekerjaan.

Laporan tersebut juga mencatat masih tingginya dominasi sektor informal di kawasan Asia Timur dan Pasifik, termasuk Indonesia.

Pemerintah pun berharap program magang berbayar menjadi langkah awal memperluas akses kerja formal bagi generasi muda dan lulusan baru.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X