Mediapriangan.com - Sorotan terhadap arah Reformasi Polri kembali menguat setelah pengamat politik sekaligus mantan anggota BIN, Sri Radjasa Chandra, mempertanyakan komposisi anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia menilai keberadaan sejumlah Petinggi Polri di dalam komisi tersebut dapat mempengaruhi independensi agenda pembenahan institusi itu.
Setidaknya lima dari sepuluh anggota komisi diketahui merupakan figur yang pernah atau masih menjabat sebagai Petinggi Polri, mulai dari Jenderal (Purn) Tito Karnavian, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal (Purn) Idham Azis, hingga Jenderal (HOR) (Pur) Ahmad Dofiri.
“Dari terbentuknya tim reformasi Polri aja kita sudah melihat, seharusnya mereka atau mereka pelaku yang membuat polisi akhirnya harus direformasi,” ucap Sri Radjasa dalam podcast Forum Keadilan TV yang tayang pada Rabu, 19 November 2025.
Sri Radjasa Soroti Akar Masalah Reformasi Polri
Menurut Sri Radjasa, para mantan pejabat tersebut justru memiliki peran dalam menciptakan kondisi yang kini menuntut adanya Reformasi Polri.
“Harus diakui, mereka yang membuat reformasi, mereka yang membuat Satgas Merah Putih yang bisa kita analogikan seperti SAVAK, polisi rahasia,” kata Sri Radjasa.
“Itu cikal bakal akhirnya polisi harus kita reformasi, itu yang jadi tuntutan publik terhadap polisi,” imbuhnya.
Pernyataan itu menambah panjang daftar kritik terkait efektivitas komisi, terutama karena publik memandang bahwa reformasi idealnya dilakukan oleh pihak yang benar-benar berada di luar struktur Petinggi Polri.
Reformasi Dinilai Setengah Hati
Sri Radjasa melanjutkan bahwa sejak awal pembentukan komisi, publik mempertanyakan mengapa sejumlah Petinggi Polri justru dilibatkan dalam tim yang bertugas menata ulang institusi tersebut.
Artikel Terkait
Jelang 17 Agustus, Pengacara Roy Suryo Cs Ajukan Penundaan Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi ke Polda
Surat Bermaterai untuk Wisudawan UNY Agustus 2025 Beredar, Isinya Larangan Protes soal Ijazah yang Telat Terbit
Abraham Samad Diperiksa Polisi soal Podcast Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Sebut Bentuk Pembungkaman Demokrasi
Roy Suryo Cs Minta Pemeriksaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi Ditunda, Polda Metro Jaya Sebut Semua Sesuai Prosedur
KPU Resmi Tutup Akses Ijazah Capres-Cawapres, Sebut Data Pribadi dan Bisa Timbulkan Resiko Jika Dibuka
Mahfud MD Tegaskan Kasus Roy Suryo Tak Bisa Diputus Tanpa Bukti Keaslian Ijazah Jokowi, Sarankan Uji di Pengadilan
Susno Duadji Soroti Penetapan Tersangka Roy Suryo cs, Sebut Pembuktian Ijazah Jokowi Harus Asli dan Sah
Sidang Sengketa Ijazah Jokowi, Roy Suryo Soroti Pemusnahan Arsip dan Retensi KPU Surakarta
Kasus Ijazah Palsu Arsul Sani, Hakim MK Tampilkan Dokumen Asli dan Klarifikasi Kampus Polandia
Walk Out Roy Suryo cs Warnai Audiensi Komisi Reformasi Polri soal Ijazah Jokowi, Begini Cerita Sri Radjasa