Andrie Yunus tiba di rumah sakit sekitar pukul 23.48 WIB dan langsung mendapatkan perawatan dari tim medis.
KontraS menyatakan bahwa dalam insiden penyiraman air keras tersebut tidak ada barang milik korban yang hilang.
Namun organisasi tersebut mendesak aparat kepolisian segera mengusut pelaku penyerangan terhadap Andrie Yunus.
"Serangan ini berpotensi menjadi ancaman serius terhadap keselamatan pembela hak asasi manusia di Indonesia," tegas Dimas.***
Artikel Terkait
Viral MBG Sukabumi, SPPG Cikole Akui Kelalaian usai Ikan Nila Mentah Dibagikan ke Siswa SMPN 1 Kota Sukabumi
PKL Dadakan di Jalan HZ Mustofa Picu Kemacetan, Wali Kota Viman Pastikan Tahun Ini Terakhir
Respons Cepat Kebakaran Toko Perabotan di Kota Tasikmalaya, Polisi Tiba di TKP 7 Menit Setelah Laporan 110
Kronologi Kebakaran Toko Perabotan di Kota Tasikmalaya, Api Cepat Membesar karena Barang Mudah Terbakar
GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Luncurkan Posko Mudik Banser 2026 di Enam Kecamatan
Penyalur LPG 3 Kg di Priangan Timur Desak Pemerintah Segera Naikkan HET, Sudah 12 Tahun Tak Berubah