PKL Dadakan di Jalan HZ Mustofa Picu Kemacetan, Wali Kota Viman Pastikan Tahun Ini Terakhir

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Jumat, 13 Maret 2026 | 13:30 WIB
PKL dadakan di Jalan HZ Mustofa dikeluhkan warga karena macet jelang Lebaran. Viman menegaskan PKL Ramadan tahun ini terakhir. (Dok. Asep M.S)
PKL dadakan di Jalan HZ Mustofa dikeluhkan warga karena macet jelang Lebaran. Viman menegaskan PKL Ramadan tahun ini terakhir. (Dok. Asep M.S)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan keberadaan PKL Ramadan di Jalan HZ Mustofa tidak akan lagi terjadi pada tahun mendatang. Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan, keberadaan PKL dadakan di kawasan tersebut hanya akan berlangsung pada Ramadan tahun ini.

Pernyataan itu disampaikan menyusul kembali ramainya PKL dadakan di Jalan HZ Mustofa yang memicu kemacetan dan keluhan masyarakat. Aktivitas PKL Ramadan tersebut terlihat sejak memasuki minggu ketiga Ramadan atau sekitar sepuluh hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Lapak para PKL dadakan mulai bermunculan di sepanjang Jalan HZ Mustofa, mulai dari pertigaan Jalan Cihideung hingga perempatan Jalan Panyerutan. Kondisi tersebut membuat badan jalan menyempit sehingga arus kendaraan di jalur utama pusat kota sering tersendat.

Baca Juga: Bank Indonesia Tasikmalaya Siapkan Rp2,55 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran di Priangan Timur Lewat SERAMBI 2026  

Selain memicu kemacetan Tasikmalaya, keberadaan PKL Ramadan di Jalan HZ Mustofa juga berdampak pada sektor parkir. Banyak lokasi parkir yang biasanya digunakan pengunjung pusat kota berubah menjadi lapak PKL dadakan.

Fenomena PKL Ramadan di Jalan HZ Mustofa sebenarnya bukan hal baru. Aktivitas pasar dadakan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi rutinitas setiap bulan Ramadan di Kota Tasikmalaya.

Sejumlah warga mengaku terganggu dengan kondisi tersebut karena kemacetan semakin parah saat mendekati Lebaran. Salah seorang warga Penyingkiran, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Mela Karmila (43), mengaku aktivitas PKL dadakan membuat lalu lintas di Jalan HZ Mustofa semakin semrawut.

PKL dadakan di Jalan HZ Mustofa dikeluhkan warga karena macet jelang Lebaran.
PKL dadakan di Jalan HZ Mustofa dikeluhkan warga karena macet jelang Lebaran. (Dok. Asep M.S)

"Ya kami masyarakat ya jelas terganggu. Dengan adanya pedagang dadakan tersebut Jalan HZ semakin semerawut dan lalulintas hampir setiap hari macet," ujar Mela Karmila (43), salah seorang warga Penyingkiran Indihiang Kota Tasikmalaya, Jum'at (13/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut semakin terasa ketika jumlah pengunjung pusat kota meningkat menjelang Lebaran. Banyak warga yang datang untuk berbelanja kebutuhan hari raya sehingga kepadatan lalu lintas semakin sulit dihindari.

"Ya kami jelas terganggu pak, mau parkir juga susah karena tempat parkirnya dipakai lapak pedagang," katanya.

Baca Juga: OJK Libatkan Penyuluh Agama Kota Tasikmalaya untuk Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Inklusi Keuangan

Hal serupa disampaikan Abdullah, warga Babakan Payung, Cihideung, Kota Tasikmalaya. Ia berharap ke depan tidak lagi ada PKL Ramadan yang berjualan di Jalan HZ Mustofa karena dampaknya cukup besar terhadap ketertiban lalu lintas.

"Bukan menolak pedagang ya, tapi kan dampaknya merugikan, lalulintas macet, tempat buat parkir tidak ada kasian masyarakat," ujar Abdullah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X