JAKARTA, Mediapriangan.com - Upaya menghadirkan hunian sehat sekaligus solusi sampah plastik kini mulai diwujudkan melalui program ganti atap rumah wartawan yang digagas PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) bersama Promedia Group. Program ini tidak hanya menyasar perbaikan fisik rumah, tetapi juga membawa pendekatan ramah lingkungan berbasis ekonomi sirkular.
Pelaksanaan ganti atap rumah wartawan telah dimulai di wilayah Citayam, Bogor, dengan mengganti atap seng lama menjadi atap Alduro. Proses pengerjaan berlangsung cepat, bahkan lebih singkat dari target awal, sehingga memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan hunian sehat bagi penerima manfaat sekaligus menjadi bagian dari solusi sampah plastik.
“Kami siapkan 7-8 tenaga kerja supaya bisa cepat selesai,” ungkap Didik, kepala tukang yang mengerjakan penggantian atap Alduro.
Baca Juga: Kasasi Dicabut, Keenan Nasution Akhiri Polemik Nuansa Bening dengan Vidi Aldiano Secara Damai
Selain dukungan tenaga kerja, kondisi cuaca turut mempercepat proses pengerjaan. Selama dua hari pelaksanaan, penggantian atap berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga program ganti atap rumah wartawan ini dapat segera dirasakan manfaatnya dalam menciptakan hunian sehat.
“Cuaca cerah, tidak ada hujan, semuanya jadi cepat dan lancar,” kata Djunaedi, salah satu tukang penggantian atap Alduro.
Penerima manfaat program tersebut mengaku terbantu dengan adanya perbaikan ini. Selain meningkatkan kualitas hunian sehat, program ini juga menjadi bagian dari upaya nyata dalam menghadirkan solusi sampah plastik melalui material inovatif.
Baca Juga: Mahfud MD Soroti Program Makan Bergizi Gratis yang Dinilai Amburadul, Kasus Pamekasan Jadi Contoh
“Tentu, saya mengucapkan terima kasih kepada PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) yang sudah membantu memperbaiki rumah kami dengan menggantikan atap seng yang sudah mulai berkarat dengan atap Alduro,” ungkapnya.
“Ini kerja sama positif yang dibuat Promedia Group, membantu wartawannya,” tambahnya.
Penggunaan atap Alduro dalam program ganti atap rumah wartawan dinilai memiliki sejumlah keunggulan. Material dengan ketebalan sekitar 5 mm mampu menjaga suhu ruangan tetap stabil, sehingga mendukung terciptanya hunian sehat yang lebih nyaman dibandingkan atap konvensional.
Baca Juga: Apel Malam Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Garut, Abdusy Syakur Tekankan Pengamanan Humanis
“Ruang menjadi lebih sejuk dan adem setelah pergantian atap ini,”ungkap Christiana, yang atap rumahnya diganti dari seng ke Alduro.
Artikel Terkait
Viral SPPG Sidanegara 2 Cilacap Bandingkan MBG dan Palestina, Konten Tuai Kecaman hingga Klarifikasi
12 Jadwal Final Four Proliga 2026 Putri, Lengkap dengan Skema Pertandingan Menuju Grand Final
Kalisha Tebar 1.000 Mukena, Jangkau 70 Desa di Kabupaten Tasikmalaya
Lebaran Semakin Dekat, Jasa Permak Pakaian di Kota Tasikmalaya Banjir Pesanan
H-1 Lebaran, Pasar Cikurubuk Membludak! Harga Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg, Warga Tetap Berburu
Seorang Istri Tertinggal di Rest Area Cipali saat Mudik Lebaran 2026, Begini Aksi Polisi Mengantarnya ke Keluarga