Di tengah meningkatnya perhatian terhadap risiko fiskal dan confidence investor, Chatib Basri tetap memandang prospek ekonomi Indonesia 2026 masih berada dalam jalur yang positif. Menurutnya, pelemahan rupiah saat ini tidak akan membawa Indonesia ke jurang resesi.
Ia menilai pertumbuhan ekonomi pada kisaran 4,5 hingga 5 persen masih tergolong kuat dalam konteks perekonomian global saat ini.
Karena itu, meskipun risiko fiskal dan dinamika nilai tukar rupiah perlu terus diawasi, kondisi ekonomi nasional dinilai masih memiliki fondasi yang cukup kuat untuk menjaga stabilitas pada tahun 2026.***