Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Meluas, Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya
Ia juga mempersilakan masyarakat menyampaikan laporan agar informasi yang beredar dapat ditelaah lebih lanjut oleh kementerian.
“Silakan, silakan (melapor). Ya, kami akan mempelajari itu, ya. Kalau memang ada buktinya silakan sampaikan ke kami,” imbuhnya.
Dengan demikian, dugaan mengenai agenda Rudy selama berada di Singapura belum dapat diperlakukan sebagai fakta hanya berdasarkan foto yang beredar. Kemendagri menyatakan laporan berbukti dapat menjadi bahan pertimbangan lebih lanjut.
Baca Juga: Kabut Asap Palangka Raya Belum Mereda, Warga Lelah Bersuarа di Tengah Ribuan Hektare Karhutla
Pemprov Kaltim Sebut Perjalanan untuk Pemeriksaan Kesehatan
Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi membenarkan bahwa Rudy pergi ke Singapura untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
Menurut Ririn, perjalanan tersebut telah memperoleh persetujuan lisan dari Mendagri. Ia menjelaskan, pemberitahuan dilakukan secara paralel karena keberangkatan berlangsung pada akhir pekan.
Sorotan terhadap perjalanan Rudy muncul ketika pemerintah daerah masih menghadapi persoalan karhutla.
Kondisi tersebut membuat perhatian publik tidak hanya tertuju pada alasan perjalanan, tetapi juga pada keberlanjutan koordinasi penanganan bencana di Kalimantan Timur.
Di tengah isu tersebut, Kemendagri meminta agar dugaan terkait agenda di luar izin pemeriksaan kesehatan disampaikan melalui laporan yang dilengkapi bukti.
Penilaian lebih lanjut, menurut Bima, bergantung pada informasi yang dapat dipelajari dan dipertanggungjawabkan.***