Terima Aspirasi Masyarakat di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Yod Mintaraga: Soal BPMU dan Asrama Pesantren

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 13 Desember 2022 | 21:02 WIB
H. Yod Mintaraga, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golongan Karya (Golkar). (Tangkap layar laman humas DPRD Jabar)
H. Yod Mintaraga, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golongan Karya (Golkar). (Tangkap layar laman humas DPRD Jabar)

 

Mediapriangan.com - Selain soal kondisi infrastruktur jalan yang belum baik, keluhan soal asrama pesantren (Kobong) hingga persoalan Bantuan Pendidikan Menengah Universal alias BPMU juga disampaikan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi V DPRD Jawa Barat H. Yod Mintaraga, di Bandung, 7 Desember 2022, saat mengulas hasil reses beberapa waktu lalu.

Saat itu, ia reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 15 Kabupaten dan Kota Tasikmalaya diantaranya; Kecamatan Cikalong, Pancatengah, Cikatomas, Karangjaya, Jamanis, Mangunreja dan kecamatan lainnya.

Baca Juga: Kumpul Bersama Ratusan Jamaah Haji 2022, Yod Mintaraga Minta Peran Aktif IPHI Tasikmalaya entaskan Kemiskinan

"Selama reses di Dapil 15 Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, bukan hanya aspirasi, namun banyak menerima keluhan dari masyarakat," katanya.

Salah satunya, keluhan soal asrama pesantren (Kobong) hingga persoalan BPMU banyak dikeluhkan masyarakat pondok pesantren (ponpes).

“Di lingkungan pondok pesantren, mereka mengeluhkan soal kobong rusak atau kurang. Biasanya soal kobong ini yang selalu dikeluhkan masyarakat pondok pesantren,” tuturnya.

Baca Juga: Pengangkatan PPPK Secara Bertahap, Yod: Guru Honorer Mudah-mudahan Bisa Diangkat Jadi PNS Atau PPPK

Selain kobong, Yod Mintaraga pun banyak menerima keluhan soal BPMU di daerah yang terdapat pondok pesantrennya.

BPMU dikeluhkan karena Bantuan Pendidikan Menengah Universal untuk Madrasah Aliyah (MA) di 2022 belum direalisasikan, baru bisa di 2023.

“Masyarakat pondok pesantren mempertanyakan, mengeluhkan soal realisasi BPMU untuk Madrasah Aliyah yang batal terealisasi di APBD 2022,” katanya.

Baca Juga: Calon Daerah Otonomi Baru Tasikmalaya Selatan, Yod: Masih Banyak Infrastruktur Jalan yang Perlu Diperhatikan

Dirinya bakal terus berusaha memperjuangkan BPMU baik SMA/SMK swasta maupun negeri jika PAD Jawa Barat naik, atau minimal BPMU SMA/SMK swasta bisa sama nilainya dengan negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X