Meski Harga Naik, DKPPP Kota Tasikmalaya Pastikan Ketersediaan Pangan Aman

photo author
Redaksi, Media Priangan
- Sabtu, 26 Maret 2022 | 19:09 WIB

Mediapriangan.com - Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Murjani SE mengatakan, menjelang Ramadan ini harus terjaminnya ketersediaan sepuluh komoditi kebutuhan pangan masyarakat terutama minyak goreng yang sempat mengalami kelangkaan.

Hal itu disampaikan Murjani SE saat menggelar Rapat Kerja dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) dan Dinas Koperasi UMKM Perindag, di Ruang Rapat I DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (25/3/2022).

Rapat kerja tersebut digelar untuk mengkoordinasikan ketersediaan sepuluh komoditi kebutuhan pangan masyarakat menjelang Ramadan. "Dari hasil paparan dari OPD terkait, ketersediaan sepuluh komoditi kebutuhan pangan masyarakat menjelang Ramadan hingga Idulfitri aman," kata Murjani.

Terkait dengan ketersediaan minyak goreng terutama minyak goreng curah yang juga harganya melambung, sampai saat ini belum ada jalan keluar yang pasti, meski berbagai upaya telah dilakukan. 

"Dinas Koperasi UMKM Perindag sudah berkirim surat meminta tambahan kuota minyak goreng curah sebanyak 38 ribu liter. Kabarnya sudah disetujui, tinggal tunggu kapan minyak curah tersebut dikirim. Kita akan terus dorong untuk tambahan stok 38 ribu liter tersebut, agar segera bisa dikirim ke Kota Tasik," terangnya.

Hingga saat ini, masih terjadi rebutan minyak goreng di pasaran, hal ini karena belum ada kesesuaian antara supply dan demand. Demand masih cukup tinggi, sementara supply masih minim.


Baca juga : Cak Imin Sebut Pengusaha Minyak Goreng Egois


Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tasikmalaya H Adang Mulyana memastikan stok kebutuhan pangan warga menjelang Ramadan hingga lebaran aman. Namun pihaknya mengaku tidak bisa mengendalikan fluktuasi harga, pasti ada saja kenaikan. Harga daging naik misalnya, karena menjelang Ramadan banyak konsumen yang membelinya sebagai bahan baku pembuatan bakso. 

"Mudah-mudahan kenaikannya tidak terlalu siginifikan, karena kenaikan harga itu tidak bisa kita mungkiri berkaitan dengan demand dan supply," ujarnya.

Terkait dengan produksi sepuluh komoditi kebutuhan pangan masyarakat, menurutnya, sampai sekarang belum bisa memenuhi kebutuhan sepenuhnya karena keterbatasan lahan yang ada. "Kita akan coba sedikit demi sedikit, sepuluh komoditi bahan pangan tersebut akan coba kita tingkatkan produksinya," ungkapnya.


Baca juga : Pemulihan Ekonomi Prioritas Pengurus Baru PCNU Kabupaten Tasikmalaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X