Peluang Usaha Budidaya Maggot Dengan Memanfaatkan Sampah Rumah Tangga

photo author
Didit Fauzi, Media Priangan
- Senin, 11 Juli 2022 | 14:51 WIB

Mediapriangan.com -  Sampah rumah tangga setiap harinya selalu menghasilkan sampah organik maupun non organik. Semakin banyaknya sampah serta kurangnya tempat sebagai pembuangan sampah, kerap menjadi permasalahan di masyarakat. 

Tentunya masyarakat sendiri diharapkan berpartisipasi mengolah sampah organik dari rumah tangga dengan memanfaatkan ulat magggot untuk menjadi pupuk kompos.

Sampah non organik dapat dipilah dan bisa menjadi daya jual, apalagi Kabupaten Ciamis telah didukung dengan adanya program Bank Sampah.

Baca juga: DPP LPLHI Desak Pemkot Tasikmalaya Menerbitkan Perwalkot Tentang Sampah

Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jabar Hj. Tina Wiryawati, mendorong masyarakat melalui program pemberdayaan dan potensi peluang ekonomi bagi masyarakat. 

“Potensi ekonomi masyarakat itu salah satunya bisa dari pemanfaatan sampah rumah tangga,” ungkapnya saat reses di Kecamatan Ciamis dan Panumbangan, Senin (11/7/2022).

Dalam program tersebut, Tina menyarankan agar masyarakat dapat menggali potensi yang ada di lingkungannya masing-masing. Sebagai contoh sampah organik dapat dijadikan solusi untuk budi daya maggot. 

“Nah maggot ini juga dapat menjadi peluang usaha tambahan untuk masyarakat,” katanya.

Baca juga: Raperda RPPLH, Upaya Pelaksanaan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Permintaan maggot, luar biasa dan cukup tinggi. Karena maggot sendiri sebagai pengganti sumber protein pakan olahan atau pelet. Jika masyarakat berani mengambil peluang tersebut, pihaknya akan memberikan pelatihan budidaya maggot. Bahkan memberikan solusi pemasarannya.

Ia juga menuturkan potensi yang ada di lingkungan sekitar maupun perdesaan itu sangat berlimpah, saya melihat tiap-tiap desa memiliki potensi dan kekayaan yang bisa digali dan dikembangkan.

"Oleh karena kepala desa juga harus ikut mendukung dengan berbagai program pemberdayaan yang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Sehingga perekonomian yang ada di perdesaan dapat lebih meningkat," tuturnya.

Baca juga: KKN Tematik Mahasiswa IPB 2022, Siap Gali Potensi 8 Desa Di Kabupaten Ciamis

Jika potensi tersebut dikembangkan dan diolah secara profesional maka akan memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat desa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Didit Fauzi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X