Pertemuan DPRD Jawa Barat dan DPRD Kabupaten Solok Bahas Persiapan dan Penanganan Konflik Sosial dalam Pilkada 2024

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 24 Mei 2024 | 22:08 WIB
Rafael Situmorang dari Komisi I DPRD Jawa Barat menerima kunjungan dari DPRD Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat.   (Humas DPRD Jabar)
Rafael Situmorang dari Komisi I DPRD Jawa Barat menerima kunjungan dari DPRD Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. (Humas DPRD Jabar)

 

 

Mediapriangan.com - Rafael Situmorang dari Komisi I DPRD Jawa Barat menerima kunjungan dari Komisi I dan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas dua hal utama, yakni peningkatan kewaspadaan dan penanganan konflik sosial dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, serta isu-isu terkait pertanian, termasuk alokasi anggaran dan kuota pupuk bersubsidi.

Menurut Rafael Situmorang, pertemuan tersebut menyoroti persiapan yang harus dilakukan menjelang Pilkada 2024, khususnya dalam mengantisipasi potensi konflik sosial dan polarisasi masyarakat pasca-pemilihan.

Baca Juga: Upaya DPRD Jawa Barat untuk Memastikan Keterbukaan dan Integritas dalam PPDB 2024 Tanpa Pungli dan Kecurangan

“Tadi membahas persiapan Pilkada 2024, khususnya peningkatan kewaspadaan dan penanganan potensi konflik sosial dalam Pilkada 2024. Supaya masyarakat tidak terpolarisasi usai Pilkada 2024,” jelas Rafael Situmorang, Kota Bandung, pada Rabu, 22 Mei 2024.

DPRD Jawa Barat sangat berharap agar Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik, tanpa terjadi polarisasi seperti yang terjadi pada Pemilu 2019.

Mereka juga berharap agar Pilkada di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, juga dapat berjalan lancar.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Ijah Hartini Tanggapi Rencana Pemprov Jawa Barat untuk Percepat Reaktivasi Jalur Kereta Api

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas kesiapan anggaran dan penyelenggaraan Pilkada, dengan fokus pada upaya agar proses pemilihan dapat berjalan dengan baik dan berkualitas.

Di antara hal yang dibahas adalah alokasi anggaran untuk sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih, yang dianggap penting untuk meningkatkan tingkat partisipasi dan pemahaman politik masyarakat.

Rafael menambahkan bahwa persiapan Pilkada 2024 di Jawa Barat masih berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: DPRD Jawa Barat Terima Konsultasi DPRD Kabupaten Bogor, Strategi Peningkatan PAD melalui BUMD dan Desa Wisata

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X