Sekolah Islam di Parungponteng Tasikmalaya Tak Dapat Jatah Makan Bergizi Gratis, Padahal Banyak Siswanya Yatim Piatu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 12 Oktober 2025 | 09:47 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat Arip Rachman mengungkapkan Program Makan Bergizi Gratis belum dirasakan SMP Islam di Parungponteng, Tasikmalaya, meski banyak siswanya yatim piatu.   (D. Farhan Kamil)
Anggota DPRD Jawa Barat Arip Rachman mengungkapkan Program Makan Bergizi Gratis belum dirasakan SMP Islam di Parungponteng, Tasikmalaya, meski banyak siswanya yatim piatu. (D. Farhan Kamil)

“Saya minta pihak sekolah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar masalah ini cepat diselesaikan. Jangan sampai sekolah yang memiliki banyak anak yatim piatu justru terabaikan,” tegas Arif.

Selain persoalan MBG, Arip juga menyoroti pentingnya bantuan pembangunan infrastruktur pendidikan, terutama bagi lembaga swasta yang selama ini berjuang dengan sumber daya terbatas.

Baca Juga: Tekankan Pentingnya Kesetaraan Gender, Arip Rachman Sosialisasikan Perda Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan

Lebih lanjut, Arip menyampaikan bahwa dirinya akan membawa persoalan ini ke pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat agar dapat dibahas lebih lanjut di tingkat kebijakan.

“Kami di DPRD akan dorong agar data penerima MBG lebih transparan dan merata. Sekolah-sekolah swasta, apalagi yang menampung anak-anak yatim, jangan sampai tertinggal dari program pemerintah pusat,” tutupnya***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X