Sorotan terhadap PKL dadakan di Jalan HZ Mustofa juga datang dari kalangan organisasi kepemudaan. Sekretaris DPD KNPI Kota Tasikmalaya Arif Abdul Rohman menilai pemerintah perlu melakukan terobosan agar fenomena PKL Ramadan tidak lagi menempati jalur utama kota.
Menurut Arif, aktivitas PKL dadakan di Jalan HZ Mustofa berlangsung hampir setiap tahun dan selalu menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Baca Juga: Ratusan Anak Yatim Kota Tasikmalaya Terima Santunan, Ngabuburit Penuh Kepedulian di Makodim
"Kenapa aktivitas rutin tahunan itu selalu tak bisa dicegah. Padahal jelas-jelas mengganggu ketertiban umum," ujar Arif.
Ia menilai pemerintah perlu menyiapkan lokasi alternatif bagi para PKL Ramadan agar tetap bisa berjualan tanpa mengganggu fasilitas publik.
"Mereka tidak ditampung di lokasi biasa yang Tetapi ditempatkan pada lokasi khusus yang tidak mengganggu fasilitas publik," terang Arif.
Arif juga menyebut masih banyak lokasi lain yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat relokasi PKL dadakan selain Jalan HZ Mustofa.
"Yang jelas sebisa mungkin pedagang dadakan tidak boleh mengganggu ketertiban umum. Apalagi lalulintas kendaraan di jalur utama," ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi menegaskan pihaknya tengah menyiapkan penataan bagi para PKL Ramadan agar tidak lagi berjualan di Jalan HZ Mustofa pada tahun berikutnya.
"Kita juga sudah berkoordinasi antar beberapa dinas dan leading sektor guna melakukan tahapan penataan tersebut," ujar Viman.
Ia menjelaskan, selama aktivitas PKL dadakan masih berjalan tertib, pemerintah masih memberikan toleransi pada Ramadan tahun ini. Namun ke depan, penataan akan dilakukan dengan memindahkan PKL Ramadan ke lokasi lain.
"Tahun depan sudah tidak ada lagi di Jalan HZ, kita akan tertibkan di titik lain. Itu sudah kita sepakati dengan pihak PKL dan pihak Forum Pataruman," ujar Viman.***
Artikel Terkait
Gelar Raker, PSSI Kota Tasikmalaya Matangkan Program Pembinaan Satu Tahun ke Depan
Walau Penjualan Menurun, Pedagang Beduk Ramadan di Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan
Kota Tasikmalaya Miliki Risiko Bencana Cukup Tinggi, BPBD Fokus Perkuat Mitigasi dalam RKPD 2027
Kemenhaj Kota Tasikmalaya Imbau Jamaah Umroh Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci
Jejak 1934 di Tengah Kota Tasikmalaya, Kisah Masjid H. Bakri yang Bertahan di Balik Pertokoan
Pengemis Musiman Serbu Kota Tasikmalaya Saat Bulan Ramadan, Pendapatan Bisa Tembus Rp5 Juta per Bulan