Kodim 0612 dan OJK Tasikmalaya Deklarasi Perang Lawan Judi Online

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 18 Mei 2026 | 20:22 WIB
Kodim 0612/Tasikmalaya bersama OJK Tasikmalaya pada kegiatan di Aula Makodim 0612/Tasikmalaya, Senin (18/5/2026). (Dok. DFK)
Kodim 0612/Tasikmalaya bersama OJK Tasikmalaya pada kegiatan di Aula Makodim 0612/Tasikmalaya, Senin (18/5/2026). (Dok. DFK)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional dimanfaatkan Kodim 0612/Tasikmalaya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya untuk menyatakan perang terhadap maraknya judi online, pinjaman online ilegal, hingga berbagai aktivitas keuangan ilegal yang kini semakin mengancam masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertema “Deklarasi dan Edukasi Keuangan: Tolak dan Berantas Judi Online, Pinjaman Online Ilegal dan Aktivitas Keuangan Ilegal” yang digelar di Aula Makodim 0612/Tasikmalaya, Senin (18/5/2026).

Kegiatan diikuti anggota TNI dari jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya dan berlangsung penuh semangat nasionalisme.

Baca Juga: Kodim 0612/Tasikmalaya dan OJK Tabuh Genderang Perang Lawan Judi Online Serta Pinjol Ilegal

Selain deklarasi bersama, kegiatan juga diisi edukasi mengenai bahaya kejahatan finansial digital yang kini semakin berkembang memanfaatkan teknologi modern.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya melalui Kasdim Mayor Czi Wawan MN menegaskan, perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan kesiapan mental serta pemahaman masyarakat agar tidak mudah terjerat praktik ilegal.

Menurutnya, judi online maupun pinjaman online ilegal bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman serius yang dapat menghancurkan kondisi ekonomi keluarga hingga stabilitas sosial masyarakat.

Baca Juga: Pemkot Banjar Gelar Rukyatul Hilal Penentuan Awal Bulan Zulhijah di Lapas Kelas II B Gunung Putri

“Perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan mental dan pengetahuan. Prajurit harus menjadi contoh dalam penggunaan teknologi yang bijak serta mampu melindungi diri dan keluarga dari jebakan aktivitas ilegal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Herawati mengungkapkan, ancaman aktivitas keuangan ilegal kini semakin kompleks.

Selain judi online dan investasi bodong, pelaku kejahatan digital mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk melakukan penipuan.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Herdiat Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Mandiri di Kabupaten Ciamis Terpenuhi

Ia menyebut salah satu modus yang mulai marak yakni “silence call” atau panggilan tanpa suara yang diduga digunakan untuk merekam sampel suara korban sebelum disalahgunakan untuk aksi penipuan digital.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X