"Itu masih dalam proses pendalaman oleh penyidik," terangnya.
Menurut Totok, penggeledahan polisi dilakukan untuk mendalami tiga perkara yang saling berkaitan. Selain update kasus korupsi batu bara yang dikaitkan dengan pasokan batu bara PLN dan dugaan tindak pidana pencucian uang, penyidik juga menangani perkara dugaan korupsi PT Asabri periode 2020-2025 serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, anak perusahaan Krakatau Steel.
"Penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian Asabri tahun 2020 sampai 2025," sebut Totok.
"Dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI (anak perusahaan Krakatau Steel) tahun 2020-2025," imbuhnya.
Baca Juga: Kasus Daycare Little Aresha Kian Meluas, Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru, Total Jadi 27 Orang
Selain penggeledahan rumah di Bogor, penyidik juga menggeledah sebuah kafe di Jakarta Selatan. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan sejumlah brankas dan menyita uang sekitar Rp60 miliar. Lantai dua bangunan itu kini telah dipasang garis penyegelan untuk kepentingan penyidikan.
Di lokasi lain, yakni money changer Jakarta Selatan, penyidik turut mengamankan 71 barang bukti serta 16 jenis mata uang asing dengan total nilai sekitar Rp7,2 miliar.
Hingga saat ini, update kasus korupsi batu bara masih terus bergulir. Penyidik masih menelusuri asal-usul emas 74 kg, kepemilikan brankas tersembunyi, serta keterkaitan seluruh barang bukti dengan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang sedang diusut.***
Artikel Terkait
Jenderal Polisi Aktif Jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG, Kejagung Ungkap Modus Ompreng ke SPPG
Kejagung Ungkap Oknum Kolonel TNI Aktif Terseret Korupsi Tata Kelola MBG, Berawal dari Pengadaan Motor Listrik BGN
Modus Baru Terbongkar, 3,37 Ton Ganja Asal Thailand Disamarkan dalam Koper dan Matras di Tanjung Priok
Kronologi 3 Polisi Tewas saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan, Aiptu Sumariyanto Ditemukan Mengapung di Sungai
Fakta Temuan Platina 55 Kg di Mobil Bupati Langkat, KPK Taksir Nilainya Capai Rp40 Miliar
Anak Pengurus LBI Jadi Korban Begal di Arcamanik Bandung, Motor Dirampas dan Alami Luka Berat