TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya sukses menggelar Seminar Hukum Nasional 2026 bertajuk "Rekonstruksi Integritas Profesi Hukum dalam Mewujudkan Penegakan Keadilan yang Substantif dan Berkeberadaban" bertempat di Aula Gedung Galeri Kreatif Center (GGC), Kota Tasikmalaya, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari akademisi, praktisi hukum, DPR RI, serta ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk membahas pentingnya integritas profesi hukum dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berkeadaban.
Anggota DPR RI Oleh Soleh, salah seorang narasumber pada kegiatan tersebut, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus dalam membangun sistem hukum Indonesia yang lebih berintegritas.
Menurut Oleh Soleh, mahasiswa harus mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan profesionalisme ketika kelak mengemban amanah di berbagai lembaga negara maupun profesi hukum.
"Hari ini masyarakat sedang mengalami kegalauan yang cukup tinggi terhadap supremasi hukum. Karena itu, hukum harus benar-benar menjadi panglima. Namun, mewujudkan hal tersebut membutuhkan proses, komitmen, dan sinergi dari seluruh aparat penegak hukum serta dukungan masyarakat," ujar Oleh Soleh.
Pernyataan Oleh Soleh tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Seminar Hukum Nasional 2026. Ia menilai persoalan supremasi hukum membutuhkan komitmen bersama agar keadilan dapat benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa reformasi penegakan hukum tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
"Kalau masyarakat taat hukum, tidak melakukan pelanggaran, tentu pekerjaan aparat penegak hukum akan jauh lebih ringan. Polisi, kejaksaan, hingga pengadilan harus terus bersinergi agar hukum benar-benar menjadi panglima dan rasa keadilan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat," ujar Oleh.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar, Muhammad Abdul Rofiq, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun para narasumber yang hadir.
"Alhamdulillah kegiatan Seminar Hukum Nasional 2026 berjalan dengan lancar. Para tamu undangan dan narasumber dapat hadir sesuai agenda sehingga materi yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh seluruh peserta," ujar Rofiq.
Baca Juga: Sidang Perdana Supriadi Dikawal Kader GP Ansor dan Petani, Proses Hukum Jadi Sorotan
Artikel Terkait
Hotman Paris Bantah Benny Janah Simpanan Febrie Adriansyah, Ungkap Momen Pertemuan Pertama Keduanya
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka KPK! OTT Dugaan Suap Proyek, Uang Ratusan Juta Disita
Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi, Rp7,4 Miliar Diduga Mengalir untuk Kepentingan Pribadi
Polisi Bantah Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak, Hoaks Viral Berawal dari Unggahan Medsos
Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditikam di Tangerang, Berawal dari Antrean Sate Taichan hingga Dikejar Bermotor
Kejagung Ungkap Chat Lodewyk Pusung dengan Istri Jadi Bukti Elektronik Kasus Korupsi MBG
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Geng Motor dalam Kematian Satpam Waduk Jatiluhur, 15 Saksi Telah Diperiksa
Mahfud MD Soroti Penahanan Febrie Adriansyah Tanpa Rompi Tahanan dan Borgol, Singgung Standar Penegakan Hukum
Mahfud MD Kritik Sayembara Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi: Berpotensi Picu Anarki dan Salah Sasaran
KPK Ungkap Dugaan Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan, Bupati Pemalang Terjaring OTT Bersama 20 Orang Lain