Ekshumasi Jenazah Sutrimo Dimulai, Polisi Telusuri Kematian yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:04 WIB
Ekshumasi jenazah Sutrimo digelar Polda Metro Jaya. Polisi libatkan tim forensik, Febrie Adriansyah minta kematian almarhum tak dikaitkan perkara pun. (Instagram.com/storyrakyat_ - undercover.id)
Ekshumasi jenazah Sutrimo digelar Polda Metro Jaya. Polisi libatkan tim forensik, Febrie Adriansyah minta kematian almarhum tak dikaitkan perkara pun. (Instagram.com/storyrakyat_ - undercover.id)

Nama Sutrimo kemudian turut menjadi sorotan karena disebut pernah bekerja sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Pihak keluarga belakangan membenarkan bahwa Sutrimo memang pernah bekerja untuk Febrie Adriansyah. Namun, keluarga mengaku tidak mengetahui secara rinci pekerjaan yang dijalankan Sutrimo selama bekerja untuk Febrie.

Baca Juga: Pabrik Bingkai Duren Sawit Kebakaran Tengah Malam, 25 Mobil Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Kondisi tersebut membuat kematian Sutrimo kemudian dikaitkan oleh sebagian publik dengan perkara korupsi yang menjerat Febrie Adriansyah.

Namun, pihak Febrie Adriansyah melalui kuasa hukumnya, Firman Wijaya, meminta agar kematian Sutrimo tidak lebih dulu dikaitkan dengan perkara yang tengah ditangani Kejaksaan Agung.

Menurut Firman, Sutrimo semasa hidupnya hanya menjalankan tugas menjaga rumah kosong. Ia juga menyebut almarhum telah lama mengalami masalah kesehatan dan menjalani pengobatan.

"Sepengetahuan pihak keluarga, almarhum sudah sakit sejak lama. Saat berobat pernah disebut sakit selama bertahun-tahun," kata Firman dalam keterangannya, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca Juga: The Sounds Project Disorot, Hafalan Al Quran Ditukar Miras Berujung 5 Pihak Dilaporkan ke Polisi

Firman menegaskan, pihak keluarga berharap kematian Sutrimo tidak dikaitkan secara dini dengan perkara yang sedang dijalani Febrie Adriansyah di Kejaksaan.

"Keluarga berharap peristiwa almarhum ini tidak dihubungkan atau dikaitkan secara dini dengan perkara yang sedang dijalani pak FA di Kejaksaan," jelas Firman.

Ia meminta masyarakat menunggu hasil penyidikan kepolisian sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian Sutrimo.

"Jadi, sama-sama kita tunggu proses yang dilakukan Polri terlebih dahulu," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X